' '
| | 1.971 kali dibaca

Enam Wanita Pekerja Café Milik Anggota DPRD Terjaring Razia

Pekerja cafe Gaul Dua yang tidak memiliko KTP ketika dibawa petugas pada razia 23 Agustus 2013.(foto by aliasar, radarkepr.com)

Pekerja cafe Gaul Dua di pujasera Bintan Plaza yang tidak memiliki KTP ketika dibawa petugas pada razia 23 Agustus 2013.(foto by aliasar, radarkepr.com)

Tanjungpinang, Radar Kepri-Sebanyak 10 orang terjaring razia gabungan yang digelar tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) Pemko Tanjungpinang, Jumat (23/08) malam. Tim Kebersihan Keamanan dan Ketertiban  (3K) yang terdiri dari TNI-AD, Polri dan Satpol PP kota Tanjungpinang menggelar razia penyakit masyarakat (pekat) ke rumah kos, tempat hiburan, karaoke dan Café.

Sebelum menggelar razia, terlebih dulu tim melakukan apel  dan doa bersama dihalaman kantor Satpol PP, Jl H Agus Salim, Tepi Laut kota Tanjungpinang. Apel kesiapan tim gabungan di pimpin oleh Firdaus, koordinator lapangan yang juga menjabat Kepala Bagian Penegakan Peraturan Daerah (Perda) kota Tanjungpinang.

Disaat memimpin apel tersebut Firdaus menyampaikan kepada seluruh tim yang akan menggelar razia.” Sebelum kita menggelar razia. Pertama, lokasi yang kita razia adalah rumah-rumah kos dan tempat hiburan. Seperti karaoke dan cafe. Sasaran kita adalah rumah kos di Tanjung Unggat, RT dan RW telah menunggu kita disana.”kata Firdaus.

Kemudian.”Saya menyampaikan kepada seluruh anggota Tim. Kita tidak boleh gegabah dan arogan. Karena kita menghadapi masyarakat, kita harus melayani masyarakan sebaik-baik mungkin, kita ini pelayan masyarakat.”Tambahnya.

Sekitar pukul 21 04 Wib tim gabunang berangkat menuju sasaran pertama, hotel Shangrila di kawasan Gudang Minyak. Ketika petugas memasuki ruangan hall  hotel itu. Terlihat beberapa pelayan di kumpulkan dan meminta indentitas mereka. Setelah di periksa, semua pelayan itu dipanggil satu per-satu untuk di kembalikan identitasya.

Razia Satpol PP di hall hotel Shangrila, Gudang Minyak, Tanjungpinang, Jumat 23 Agustus 2013. (foto by aliasar, radarkepri.com)

Razia Satpol PP di hall hotel Shangrila, Gudang Minyak, Tanjungpinang, Jumat 23 Agustus 2013. (foto by aliasar, radarkepri.com)

Kemudian tim tersebut, menuju Tanjung Unggat untuk menggeledah 2 rumah kos yang ada didaerah tersebut. Dirumah kos, pertama yang terletak di RT IV RW V milik Nyonya Akhi. Namun semua penghuni kos dilokasi ini memiliki identitas jelas. Tim kemudian melanjutkan ke RT 1 RW III, di tempat ini petugas menermukan 3 orang wanita, 1 orang pemuda yang tidak memiliki identitas. Ke empat penghuni kos ini kemudian dinaikkan kedalam mobil patroli Satpol PP untuk dibawa ke kantor Satpol PP Pemko Tanjungpinang.

Tim razia gabungan kemudia melanjutkan ke Tempat Hiburan Malam (THM) di pujasera Bintan Plaza (BP) di kilometer 3,5. Di lokasi ini terdapat puluhan café, karoke serta tempat biliar.

Dari beberapa lokasi café yang digeledah petugas, di cafe Gaul Dua petugas menciduk 6 orang pekerja karoke milik Ahmad Dani Pasaribu, anggota DPRD Kota Tanjungpinang dari Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK). Ke enam pekerja THM ini tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), sehingga ke enam wanita berpakaian seksi ini diangkut ke markas Satpol PP Pemko Tanjungpinang.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kakan Satpol PP) Drs Surjadi MT melalui Kepala Bidang Penegakan Daerah (Kabid Perda) merangkap Koordinator Lapangan (Korlap) Firdaus di konfirmasi Radar Kepri, mengatakan.”Semua yang terjaring razia kita data untuk pembinaan. Setelah di beri pembinaan, semua mereka kita antarkan kerumahnya masing-masing.”Kata Firdaus.

Pantauan media ini dilapangan selama 3 jam mengelar razia, tim 3K tidak mengalami kendala dan berjalan dengan aman dan tertib. Tidak ada perlawanan disaat mereka ditangkap.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Sab 24 Agu 2013. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda