| | 799 kali dibaca

Berita Dugaan Pemalsuan Tandatangan RW Resahkan Warga

Eduard  Kamiling Ketua  DPD Lsm  Lembaga Penggerak  anak Bangsa  Propinsi kepri  diBatam

Herwin, ketua RT 03 RW 0018.

Batam, Radar Kepri-Ketua RW 0018/Rt 003 kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, kota Batam, merasa resah oleh pemberitaan salah satu media cetak harian lokal terbitan kota Batam baru-baru ini, Yang berjudul.”Tanda Tangan RW 0018 di palsukan, terkait dengan pemaslsuan surat hibah lahan seluas 7 Hektar di lokasi RT/RW tersebu, Senin (02/03).

Hal diatas disampaikan, Herwin, ketua RT 03 RW 0018 tersebut kepada radarkepri.com di salah satu tempat di Batam Centre, terkait dengan permasalahan pemalsuan tanda tangan RW tersebut.”Dengan adanya pemberitaan di salah satu media cetak harian lokal pada Senin (02/03) terkait pemalsuan tanda tangan RW 0016. Masalah ini kami bersama warga telah dilaporkan kasus ini kepada pihak yang berwajib.”jelasnya.
Menurut, Herwin,”Karena yang terkena langsung dampaknya, di alihkannya lahan tersebut kepada salah satu pengusaha itu. Kami RT 03 RW 018 ini, kalau memang benar tanda tangan yang ikut menyetujui lahan seluas tujuh hetar ketangan pengusaha, wajar warga kami resah.”sebutnya.
Semenara, Yaser Arafat selaku Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Kabil, kecamatan Nongsa,mengatakan.”Kami perlu mengetahui kronologis atas pemberitaan tersebut. Karena tadi pagi pada pukul 11.00 Wib, dilokasi kami memanggil pihak yang dituduhkan, yaitu perusahaan seperti dalam pemberitaan media masa. Ini perlu diluruskan, menurut keterangan RW 018 Tantawi, lokasi yang di maksud bukan di Blok Cendana RT 01/RW 016, karena sesuai dengan peta wilayah alamat di atas sangat jauh dari lokasi pemberitaan, dimana itu alamat kavling di RW 016. Sementara lahan yang dimaksud berada di lahan RW 018 tepatnya RT 03. Hal ini dapat dibuktikan dengan SK RT 03 / 018 keluarga. Kabil dimana Blok yang ada di RT tersebut adalah blok Mandiri dan Blok Lotus sesuai dengan surat Kavling yang dikeluarkan oleh dewan kawasan”tegasnya.
Masih Yaser Arafat.”Setelah kami pertanyakan kepada pihak perusahaan, diwakili oleh kuasa hukumnya. Jon Marpaung SH, meminta diperlihatkan copy dokumen, memang pemilik lahan Harun Dolu pernah mengeluarkan surat hibah pada tahun 2008. Namun pada tahun 2010 hibah tersebut telah dicabut kembali karena sesuai hearing di DPRD Batam. Hibah untuk masyarakat harus diserahkan kepada pemerintah. Seperti yang dikatakan dalam pemberitaan bahwa DPRD Batam mengatakan. Bahwa lahan tersebut memang milik PT Julian Jaya dengan mengeluarkan bukti kepemilikan lahan tersebut.”jelas Yaser Arafat.
Masih Yaser Arafat.”Kami melihat bukti tersebut yang diperlihatkan perusahaan. Kalau ini milik masyarakat tentunya kami dari LPM akan meminta hak masyarakat, akan tetaapi jika milik orang, tentunya kami tidak dapat berbuat banyak.”pangkasnya.
Dilanjutkan Yaser Arafat.”Kami menanyakan pada salah satu RW yang disebut dalam pemberitaan, RW 017 Eri Junaidi menjelaskan. Dulu memang pernah mengetahui masalah hibah tersebut. Tapi sebagai perangkat RW saya sekarang menyadari kalau hibah itu telah dicabut, tentunya kami tidak lagi mempermasalahkan hal itu. Jika hibah untuk sekolah sudah dibuktikan dengan dibangunnya Sekolah Dasar Negeri (SD N) 011 Kabil. Jadi saya dalam hal ini tidak ikut, karena salah menduga tentunya berujung ke ranah hokum.”ujar Yaser Arafat menirukan ucapan RW 017 Eri Junaidi.

Selanjutnya kata Yaser Arafat.”Eri menjelaskan. Kesimpulan sementara, jika DPRD Batam sudah menjelaskan lahan itu milik perusahaan dengan hak kepemilikan yang jelas, dan RW yang dikatakan dalam pemberitaan diantaranya RW 018 dan RW 017 menerangkan hal yang sama. Maka kami dari LPM Kelurahan Kabil menyatakan tidak mendukung penggiringan warga yang tidak mengerti permasalahan yang dapat menyusahkan warga tersebut nantinya. Permasalahan hukum biarlah menjadi masalah yang terkait.”tutupnya.(taherman)

Ditulis Oleh Pada Sel 03 Mar 2015. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek