'
| | 234 kali dibaca

Ada Proyek “Siluman”Bernilai Ratusan Miliar di Batam

Inilah satu proyek ratusan miliar tanpa plang nama.

Batam, Radar Kepri-LSM Generasi cinta indonesia (Gersia ) kota Batam, Joni Fitrianto, soroti Program Pemko Batam tentang proyek perluasan Jalan- jalan Protokol dikota Batam, melalui anggaran APBD kota Batam tahun Agaran 2017-2018.

Menurut informasi, dikatakan Joni Anggaran Perluasan jalan – jalan dikota Batam tahun anggaran 2017 lebij kurang sebesar Rp 300 miliar, dan tahun anggaran 2018 mencapai Rp 400 miliar.”Yang menjadi Pertanyaan bagi kita apakah anggaran yang sebesar itu sudah terialisasi sesuai dengan aturan yang ada, persaolannya Proyek ini susah untuk dkontrol karena Pekerjaannya sebagai mana kita lihat dilapangan tidak tahu Perusaan atau PT apa yang mengerjakan proyek tersebut karena tidak ada Plang nama Proyek, tentu susah ngontrolnya. Nama pekerjaannya apa dan pagu anggarannya. berapa kita tidak tau.” ujarnya.

Seharus Proyek yang nilainya sebesar itu setiap pekerjaannya ada Plang namanya.”Jadi kita tau spek pekerjaannya, anggarannya berapa dan jangka waktu pekerjaanya kita tau, soalnya proyek seperti ini rawan penyelewengan alias korupsi.”paparnya.

Pihaknya akan terus telusuri pekerjaan proyek itu apakah sudah berjalan sesuai aturan yang berlaku atau belum.”Dan jalan mana saja sudah perluas, dikerjakan dan berapa anggarannya kalau nanti ada kejanggalan indikasi korupsi lansung kita laporkan ke- komisi pemberantasan korupsi (KPK).”ungkapnya.
Awak media ini mencoba mengkofirmasikan hal ini melalui sekdako Batam, Jepridin terkait hal diatas melalui Wabsapnya, ia menyarankan agat komfirmasi kedinasnya langsung.”Dinas bina marga, yang pasti Proyek itu sudah berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.”Jawabnya singkat.

Sampai berita ini diturunkan awak media ini belum berhasil melakujan komfirmasi, Kepala Dinas bina marga. Kota Batam.
Sebelumnya Nurianto alias Caknur ketua DPRD kota Batam yang dikomfirmasi awak media ini diruangan kerjanya, menbenarkan bahwa anggaran pembangunan Perluasan jelan dibatam mulai tahun 2017 sebesar Rp 300 miliar. Dan tahun 2018, kurang lebih Rp 400 miliar. Ketika ditanya apakah anggaran sebesar itu sudah terealisa sasuai dengan aturun yang berlaku. Caknur menjawak.”Ya udah sebagai mana kita lihat sekarang ini.” jelasnya. (,taherman)

Ditulis Oleh Pada Sel 15 Mei 2018. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek