| | 1.176 kali dibaca

47 Pengusaha “Fiktif” Dapat Pinjaman Dana Bergulir Dari PMK-UKM

foto Kadis UKM-PMK kota Batam Pebrialin  tengah sewaktu menerima Lsm LAKI 45 dan FPI, sewak melakukan Aksi demo, dikantor Dinas==

Kadis UKM-PMK kota Batam Pebrialin ( tengah) sewaktu menerima Lsm LAKI 45 dan FPI, usai melakukan Aksi demo

Batam, Radar Kepri-Aroma tak sedap berupa dugaan tindak pidana korupsi di dinas PMK-UKM Batam  semakin keras tercium bau “busuknya”. Ditemukannya pinjaman dana bergulir bagi pengusaha yang diduga fiktif pada Senin pekan lalu menguatkan adanya kongkalingkong antara pejabat di Dinas yang dipimpin Pebrilian itu.,

Sebagaimana di-ungkap media ini, di kecamatan Sei Beduk, kelurahan Mansang Bida Ayu ditemukan peminjam modal usaha dana bergulir itu ternyata tidak ada orangnya.

Hal tersebut diungkapkan Hery Marhat, ketua Laskar Anti Korupsi Indonesia Pejaung 45. (LAKI 45) kota Batam. Yang mengatakan, dirinya menemukan data dan fakta di lapangan. Dinas PMK-UKM Batam diduga telah melakukan KKN dalam menyalurkan pinjaman dana bergulir pada pelaku usaha kecil menengah, usaha ekonomi makro dikota Batam.”Buktinya banyak pengusaha kecil menengah yang mengharapkan pinjaman dana bergulir itu, tetapi pihak Dinas UKM-PMK kota Batam menolak dengan berbagai alasan.”kata Hery Marhat, Senin,(18/03) via ponselnya.

Sementara, lanjut Hery Marha ada peminjam dana bergulir tersebut yang hanya bermodalkan izin domisili usaha dipinjamkan oleh Dinas UKM-PMK kota Batam.”Padahal, sebagaimana kami ketahui, oknum yang mendapatkan pinjaman dana bergulir tersebut. Tidak memiliki usaha sebagaimana lazimnya persayratan untuk mendapatkan  Dana itu bisa didapat jika si peminjam memiliki Usaha kecil menengah, ekonomi makro.”Ujarnya

Setidaknya, kata Hery ada 47 data yang diduga penyaluran pinjaman bergulirnya fiktif  yang dia miliki.”Yang saya temukan dilapangan, dilakukan oleh Dinas UKM-PMK kota Batam pengusaha yang tidak memiliki usaha, (alias fiktif). Namun meraka bisa mendapatkan dana tersebut. Disini-kan jelas, dugaan KKN yang dilakukan oleh oknum pejabat-pejabat Dinas PMK-UKM Batam.”tegasnya.

Hal ini jelas sangat melukai perasaan para usaha yang bergerak dibidang usaha menengah  yang mengharapkan dana pinjaman bergulir untuk memperbesar usahanya.”Bahkan saya banyak ditelpon oleh pedagang-pedagang, yang notabene berharap mendapatkan dana bergulir dari Dinas PMK-UKM kota Batam. Akan tetapi, setelah di ajukan permohonan sesuai dengan usaha yang di miliki pedagang usaha kecil menengah tersebut.Dinas PMK-UkM Batam menolaknya dengan berbagai cara dan alasan yang tidak masuk akal.”jelasnya.

Diantaranya, dengan meminta aggunan berupa sertefikat rumah dan BPKB Mobil.”Tentu, kata pedagang kecil ini, kalau saya sudah punya mobil bukan lagi pedagang kecil namanya.”kata Hery menirukan ucapan pedagang.

Yang menjadi pertanyaan bagi masyarakat, kata Hery, kenapa Dinas PMK-UKM Batam menyalurkan dana bergulir di salurkan pada oknum kroni para pejabat.”Inikan jelas Korupsi Kolusi Nepotisme yang sangat menciderai perasaan masyarakat.”imbuhnya.

Pebrialin Kadis PMK-UKM Batam di konfirmasi awak media ini, Senin (18/03). terkait hal diatas melaui pesan singkat melalui ponselnya tidak menjawab. Namun ketika media ini menelpon, Pebrilian mengatakan.”Dua oknum yang mendapatkan bantuan tersebut. Tadinya memiliki usaha, namun sekarang mereka pindah usaha. Tapi lancar kok bayarnya.”kata Pebrialin. Menyinggung adanya temuan baru, sebagaimana yang disebutkan diatas, bahwa ada temuan baru sekitar 47 peminjam dana bergulir yang diduga, pengusaha fiktif.”Bawa ke saya datanya, kalau ada saya tindak.”Jawabnya singkat.

Dan hal ini di konfirmasikan awak media kepada narasumber diatas, tentang permintaan dari kepala Dinas PMK-UKM Batam, Pebrialin yang minta data yang disebut ada 47 temuan pengusaha fiktif. Sumber media mengatakan.”Data itu tidak perlu lagi diberikan kepada Dinas PMK-UKM Batam. Lebih baik data dan fakta ini kita serahkan kepada penegak hukum.”Ujarnya.

Sementara itu  salah seorang pelaku usaha kecil menengah yang di jumpai awak media dikawasan Nagoya terkait pinjaman dana bergulir tersebut. Media ini menayakan, terkait pinjaman dana bergilir di-Dinas PMK-UKM Batam,”Apakah bapak tidak berminat untuk meminjam dana bergulit yang dianggarkan pemerintah.”Tanya media ini. Dia menjawab.”Kalau progran pemerintah itu bang, teorinya sangat bagus semua. Dia jual untuk kepentingan masyarakat, namun praktek tidak se-indah teorinya bang.”Ujarnya singkat. (taherman)

Ditulis Oleh Pada Sen 18 Mar 2013. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek