| | 166 kali dibaca

26 Kapal Ikan Asing Ditenggelamkan di Natuna

Bupati Natuna dan Kejati Kepri saat menghadiri penenggelaman 26 KIA asal Vietnam.

Natuna, Radar Kepri- Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri Asri Agung, SH MH, Selasa, (30/10) pada pukul 09.00 WIB pagi tadi ikut menyaksikan acara eksekusi penenggelaman Kapal Ilegal Fishing oleh Kejaksaan Negeri Natuna di Perairan Selat Lampa Desa Sabang Mawang Kecamatan Pulau Tiga Kabupaten Natuna Provinsi Kepri.

Sebanyak 26 KIA (Kapal Ikan Asing) uang di eksekusi hari ini semuanya berasal dari negara Vietnam.

Semua KIA Ilegal Fishing yang ditenggelamkan merupakan hasil tangkapan Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP).

Acara eksekusi 26 KIA tersebut, selain disaksikan oleh Kajati Kepri Asri Agung, dan Bupati Natuna Drs H Hamid Rizal, juga nampak Kajari se- Kepri, OPD Pemda Natuna serta Perwakilan Kejaksaan Agung (Kejagung) Richard Sitinjak, SH.

Eksekusi 26 kapal Vietnam hari ini, merupakan perintah Pengadilan Negeri Natuna kepada Kejari Natuna selaku eksekutor. 26 KIA tersebut sudah berkekuatan hukum tetap (Incraht) barang bukti disita negara untuk dimusnahkan.

DR Asri Agung Putra SH MH, Kajati Kepri.

Kali ini penenggelaman KIA tidak lagi dengan cara di bom, tepi kata Kajati, “Kita tidak lagi pakai bahan peledak. Namun, kita hanya cukup memasukkan beban berat, dan diisi air. Cara ini lebih efisien dari pada diledakan seperti biasanya.
26 KIA yang kita tenggelamkan hari ini merupakan lanjutan dari 56 unit KIA yang telah ditenggelamkan sebelumnya sepanjang tahun 2018 ini.” Terang Kajati.

Penegakan hukum tegas, salah satu langkah guna menekan angka peningkatan pelaku ilegal Fishing di perairan Natuna, “Tambah Kajati.

Yang paling istimewa kali ini, dimana pada tahun Sebelum sebelumnya, eksekusi penenggelaman kapal KIA ilegal Fishing ini dilakukan dari kapal PSDKP. dan pada hari penenggelaman 26 kapal KIA Vietnam ini dilakukan dari Kapal Dinas Pemda Natuna, MV I ndra Perkasa 159.(herman)

Ditulis Oleh Pada Sel 30 Okt 2018. Kategory Natuna, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek