'
| | 672 kali dibaca

Warga Pertanyakan Anggaran Pemeliharaan Jalan di DPU Kota Tanjungpinang TA 2012

Jl Mawar yang rusak parah tanpa perbaikan dari Dinas PU Kota Tanjungpinang.

Jl Mawar yang rusak parah tanpa perbaikan dari Dinas PU Kota Tanjungpinang.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Meskipun saat ini baru memasuki bulan ke-4 (April) Tahun Anggaran (TA) 2013, namun sejumlah jalan umum di kota Tanjungpinang sudah terlihat rusak parah. Hal ini tentu saja mencurigakan, mengingat setiap tahunnya Pemko Tanjungpinang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mengalokasikan miliaran rupiah dana untuk pemerliharaan jalan umum tersebut. Kemana raibnya miliaran rupiah dana pemeliharaan jalan tersebut ?. Inilah yang menjadi pertanyaan hampir seluruh warga Kota Tanjungpinang yang dijumpai Radar Kepri, Minggu (31/03).

Investigasi media ini dilapangan, jalan umum, terutama untuk kategori jalan sekunder (lebar 4 meter lebih, red) yang ada didalam kota Tanjungpinang banyak yang berlubang. Menjadi tergenang ketika hujan turun, meskipun hanya sebentar. Jika musim panas, jalan tersebut terlihat menebarkan batu kerikil bercampur debu.

Seperti di Jl Potong Lembu, Jl Lorong Banjar dan Jl Mawar yang paling parah terdapat di depan TK Mawar.”Sudah lebih dari setahun lubang di jalan depan TK Mawar itu di biarkan. Batu kerikil sebesar jari kelingking berserakan dibahu jalan.”sebut Ardi seorang tukang ojek yang sering mangkal di depan TK Mawar tersebut.

Ardi menambahkan, warga yang bermukim didepan Jl Mawar itu sudah beberapa kali melapor menyampaikan keluhannya ke instansi terkait.”Namun sampai hari ini, belum sekalipun Jl Mawar itu di aspal ulang.”katanya.

Hal senada diungkap Linda, warga Jl Lorong Banjar yang dijumpai media ini dihari yang sama.”Tak tau-lah pak, sudah lebih setahun jalan ini rusak. Tapi tak pernah di aspal ulang. Padahal kami sudah lapor ke RT tapi tak ada juga perbaikan.”keluhnya.

Beberapa waktu lalu, menjelang pemilihan walikota, lanjut Linda, ada beberapa orang yang mengaku tim sukses salah satu walikota yang menjanjikan akan memperbaiki jalan tersebut.”Tapi janji tinggal janji, Sampai hari, jalan ini belum ada juga di perbaiki.”ujarnya.

Ditambahkan Linda, akibat tidak adanya perbaikan/pengaspalan dari Pemko Tanjungpinang beberapa warga berinisiatif membeli semen, bergotong royong menutup lubang jalan tersebut dengan material bangunan se-adanya,

Pada kesempatan terpisah, Alimin alias Awang, ketua Persatuan Pedagang Kuliner Akau Potong Lembu (P2KAPL) juga mengharapkan agar Pemko Tanjungpinang melalui DPU mengalokasikan anggaran untuk memperbaki jalan di Akau Potong Lembu yang sudah banyak rusak parah.”Kalau jalan menuju Akau ini bagus, tentu saja pembeli akan ramai.”harapnya.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Sen 01 Apr 2013. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek