' '
| | 765 kali dibaca

Ratusan Juta Anggaran Belanja Langsung Terindikasi Fiktif

Pot bunga yang menjadi tanggungjawab Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman Kota Tanjungpinang yang tidak dirawat

Pot bunga yang menjadi tanggungjawab Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman Kota Tanjungpinang yang tidak dirawat

Menguak Dugaan Korupsi di Dinas Kebersihan Tpi (1)

Tanjungpinang,Radar Kepri– Kepala Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman Kota Tanjungpinang yang baru, Ir H Almazuar Amal sepertinya harus berkerja keras. Karena, banyak “warisan” bermasalah ditinggalkan pendahulunya, H Maryati S Sos. Mulai kerusakan taman hingga fasilitas umum yang masuk lingkup kerjanya yang tidak ter-urus. Padahal Pemko Tanjungpinang meng-anggarkan miliaran rupiah untuk pemeliharaan dan perawatan fasilitas umum tersebut.
Pantauan Radar Kepri dilapangan, dibeberapa titik di kota Tanjungpinang ini, terlihat pot bunga dan taman yang dibiayai dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Tanjungpinang, terbengkalai bahkan rusak parah.
Seperti di Jl A R Hakim, Jl Pemuda, Jl Mardeka, Jl Ir Sutami termasuk Jl Bakar Batu dan lainnya. Pot bunga dan taman milik pemerintah itu sudah banyak yang rusak dan pecah-pecah. Kemana raibnya miliaran rupiah dana perawatan tersebut ?. Inilah pertanyaan yang muncul, mengingat tahun 2012 Pemko Tanjungpinang mengganggarkan Rp 2,3 Miliar lebih untuk perawatan taman dan pot bunga tersebut agar Kota gurindam ini terlihat indah.
Seorang ibu rumah, di Sei Jang yang enggan namanya ditulis ketika dijumpai Radar Kepri, Minggu (03/03) mengatakan,”Sayapun heran pak, mengapa pot-pot sebagus ini kok dibiarkan begutu saja. Lebih baik dikasihkan sama kita dari pada mubazir.” katanya.
Berdasarkan copy dokumen RKA yang di dapat media dan ditandatangani Kadis pertamanan Kota Tanjungpinang Hj Maryati.S.sos (sebelum diganti, red) pada Desember 2012 lalu Rencana Kerja dan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (RKASKPD) Kota Tanjungpinang. Dana penataan taman lingkungan dianggarkan sebesar Rp 1 247.200.000.
Posting yang masuk dalam anggran belanja langsung Rp 1.247.200.000 dengan perincian, Belanja Bahan Pakai Habis Rp.3000.000. Belanja alat tulis Kantor Rp.3000.000 belanja alat tulis kantor (1 pkt) Rp 3000.000.
Dan Belanja Bahan/Material Rp 936.200.000  yang terdiri belanja bahan /bibit Tanaman Rp 936.200.000. Dengan perincian Belanja Modal Pengadaan dan Penanaman Bunga Pucuk Merah untuk Jalan Gatot Subroto Km 5 Bawah Rp 22.500.000. Belanja Modal pengadaan tanah hitam untuk Jalan Sebauk menuju Kantor Wali Kota Rp 74.250.000. Belanja modal pengadaan dan penanaman bunga Asoka daun besar untuk di Jalan Sebauk menuju Kantor Walikota Rp 78.000.000.
Belanja Modal  dan pengadaan Penanaman Bunga Asoka Daun Kecil untuk Jalan Sebauk menuju Kantor Wali Kota Rp 78.000.000. Belanja Modal Pengadaan dan Penanaman Bunga  Alamanda Daun Kecil untuk Jalan Sebauk menuju Kantor Wali Kota Rp 78.000.000. Belanja Modal pengadaan dan penanaman Bunga Amanda daun Besar untuk Jalan Sebauk menuju Kantor Wali Kota Rp 78.000.000. Belanja Modal Pengadaan dan penanaman Bunga Pucuk Merah Untuk Jalan Sebauk Menuju Kantor Wali Kota Rp.90.000.000. Belanja Modal Pengadaan da Penanaman Bunga Raya untuk Jalan Sebauk menuju Kantor Wali Kota 78.000.000. Belanja Modal Pengadaan Tanah Hitam untuk Jalan Simpang Sebauk Rp.29.250.000. Belanja Modal Pengadaan dan Penanaman Bunga Kertas untuk Jalan Simpang Sebauk Rp.29.600.000. Belanja Modal Pengadaan dan Penanaman Bunga Pucuk Merah untuk Jalan Simpang Sebauk Rp.15 000 000. Belanja Modal Pengadaan dan Penanaman Rumput Jepang untuk Jalan Simpang Sebauk Rp.42.250.000. Belanja Modal Pengadaan dan Penanaman Bunga Pucuk Merah Untuk Jalan DI Penjaitan Rp.75.000.000. Belanja Modal Pengadaan Tanah Hitam untuk Taman Melayu Square Rp.11.700.000. Belanja Modal Pengadaan dan penanama Bunga Alamanda daun Besar untuk Taman Melayu Square Rp.39.000.000. Belanja  Modal Pengadaan dan Penanaman Bunga Alamanda Daun Kecil Untuk Taman Melayu Square Rp.39.000.000. Belanja Modal Pengadaan dan Penanaman Bunga Kertas untuk Taman Melayu Sguare Rp.35.150.000.Belanja Modal Pengadaan dan Penanaman Bunga Sambang Dara Untuk Taman Melayu Square Rp.22.500.000. Belanja Modal Pengadaan dan Penanaman Bunga Pucuk Merah untuk Taman Melayu Square Rp.21.000.000.Belanja jasa Kantor Rp.2.000.000. Belanja Dokumentasi Rp.2.000.000. Belanja Dokumentasi 1(Pkt) Rp.2.000.000. Belanja CetaK dan Penggadaan Rp.3.000.000. Belanja Penggandaan Rp.3.000.000. Belanja Penggadaan Rp 3000.000.Belanja Perjalan Dinas Rp.3.000.000. Belanja Perjalanan Dinas Dalam Daerah Rp.3.000.000 Belanja Perjalanan Dinas Dalam Daerah Rp.3.000.000. Belanja Modal Rp.300.000.000  dengan rincian Belanja Modal Pengadaan Konstruksi/Pembelian*) bangunan Rp.300.000.000 Belanja Modal Pengadaan Konstruksi/Perumahan/Gedung Rp.300.000.000. Belanja Modal Pembangunan Taman Bermain di Pulau Penyengat Kelurahan Penyengat RP.100.000.000. Belanja Modal Pembangunan Taman Bermain di Perumahan Air Raja Km 15 Kelurahan Pinang Kencana Rp.100.000.000. Belanja Modal Pembangunan Taman Bermain di Sei Nyirih Kelurahan Kampung Bugis Rp.100.000.000.
Mengingat besarnya dana yang dikeluarkan untuk belanja langsung tersebut, perlu kiranya anggaran tersebut di audit. Termasuk biaya pemeliharaan beberapa titik taman yang mencapai Rp 2 318 500 000. (aliasar)

Ditulis Oleh Pada Sel 05 Mar 2013. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek