; charset=UTF-8" /> Pembakar Rumah Istri Itu Ternyata Mantan Polisi - | ';

| | 220 kali dibaca

Pembakar Rumah Istri Itu Ternyata Mantan Polisi

Sonny Saputra, terdakwa pembakar rumah istrinya.

 

Tanjungpinang, Radar Kepri-Marah sehingga gelap mata karena chating whatshap-nya tak dibalas istrinya Sonny Saputra nekad membakar rumah yang ditempatinya bersama istri dan tiga anaknya.

Hal ini terungkap dalam persidangan di PN Tanjungpinang, Rabu (03/03) dengan agenda mendengarkan keterangan terdakwa Sonny Saputra.”Saya marah karena chating tak dijawab.”ucapnya.

Dalam surat dakwaan yang dibacakan JPU Tri Yanuarti Sembiring SH dari Kejari Bintan diungkapkan, kasus pembakaran rumah itu terjadi Sabtu tanggal 19 Desember 2020.

Bermula karena terdakwa sedang memiliki masalah rumah tangga dengan istri Terdakwa yakni saksi FENTI ASTUTI. Pada saat itu saksi Fenti sedang berada di Kota Tanjungpinang. Kemudian sekira pukul 20.00 Wib Terdakwa menghubungi Saksi FENTI ASTUTI melalui Chat Whatsapp namun tidak dibalas.

Kemudian sekira pukul 23.00 WIB Terdakwa membeli 6 (enam) botol bensin yang disimpan dalam botol air mineral merk sanford 1,5 liter di daerah pasar baru Kel. Tanjung Uban Selatan Kec. Bintan Utara Kab. Bintan seharga Rp 15.000 per botolnya dan kembali kerumah.

Setelah Terdakwa sampai di rumah, Terdakwa kembali menghubungi saksi Fenti melalui pesan Whatsapp dan mengirimkan foto 6 (enam) botol bensin kepada saudari FENTI dengan keterangan “ ayah bakar rumah ini.”
Bahwa kemudian Terdakwa langsung membawa 6 botol bensin itu kedalam kamar dan menyiramkan serta menuangkan bensin pertama kali 2 botol dikamar Terdakwa, 2  botol di kamar anak yang besar (SATRIA), dan 2 (dua) botol di kamar anak lainnya (RISKI dan BIMA), dan kemudian mengambil pematik api gas (korek api gas) warna hijau dan menghidupkan di kamar anak (RISKI dan BIMA) yang saat itu seketika api langsung membesar dan mengenai tangan serta kepala Terdakwa, sehingga Terdakwa langsung melarikan diri.

Kemudian beberapa orang tetangga datang dan membantu memadamkan api, sedangkan Terdakwa pergi mencari pertolongan ke rumah sakit.
Bahwa rumah yang dibakar oleh Terdakwa memiliki serifikat Hak Milik Atas Nama istri dari Terdakwa sendiri yaitu Saksi Fenti Astuti dan akibat dari kebakaran ini rumah milik saksi Fenti terbakar beserta beberapa perabotannya. Sehingga kerugian yang dialami korban adalah kurang lebih sebesar Rp 150.000.000,-  (Seratus Lima Puluh Juta Rupiah).
Bahwa Perbuatan Terdakwa tersebut diatas sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 187 ke-1 KUHPidana.

Dipersidangan, Sonny mengaku polisi yang telah dipecat karena kasus pembunuhan.”Saya dihukum 11 tahun penjara karena pembunuhan. Bebas tahun 2020 lalu dan telah dipecat dari kepolisian.”terang Sonny. Sidang dilanjutkan Rabu depan dengan agenda mendengarka  tuntutan jaksa.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Rab 03 Mar 2021. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek