; charset=UTF-8" /> Pasar Rakyat Dibangun "Modus"Habiskan Anggaran Di Lingga - | ';
'
'
| | 165 kali dibaca

Pasar Rakyat Dibangun “Modus”Habiskan Anggaran Di Lingga

Inilah bangunan Pasar Rakyat di Kelurahan Pancur, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga. (foto by aliasar)

Lingga Radar Kepri – Pasar Rakyat di Kelurahan Pancur, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten lingga Provinsi Kepulauan Riau (Prov Kepri) di bangun diduga hanya modus menghabiskan uang rakyat.

Pasar rakyat yang dibangun bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat itu. Namun niat tersebut tidak kesampaian “jauh panggang dari api”.

Bangunan tersebut dibangun sudah sekira Lima Tahun Silam ketika Alias Welo menjabat Bupati Lingga. Namun hingga saat ini bangunan pasar rakyat tersebut belum pernah dioperasikan.

Informasinya di terima Radar Kepri.com dilapangan, Bangunan tersebut dibangun dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kabupaten Lingga sekira 5-6 tahun lalu dengan nilai sekira Rp 2 Milyar lebih.

“Bangunan ini dulunya untuk pasar rakyat bang dengan tujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, Pancur umumnya Lingga Utara. Entah mengapa, hingga saat ini sudah tahun 2924 pasar ini belum pernah dioperasikan,”kata salah seorang warga bercerita kepada Radar Kepri.com Minggu (23/6) di Pancur.

Sumber yang sama melanjutkan bercerita bahwa pembagunan pasar rakyat tersebut kurang terencana dengan matang. Sehingga, Bangunan tersebut, “modus” untuk menghabiskan uang rayat.

“Kalau saya bisa menduga bangunan pasar rakyat ini kurang terencana dengan baik hanya “modus” untuk uang rakyat saja. Buktinya, lihat saja, jalan atau pelantar menuju bangunan itu saja sudah lapuk. Bahkan sudah putus,”lanjut sumber bercerita.

 

Anehnya sambung sumber, Aparat Penegak Hukum (APH) di Kabupaten hingga saat ini belum terlihat pula ereksi menyelidiki. Apa mungkin menunggu laporan ya, kita juga tidak tahu juga. Kalau kita orang kampung atau masyarakat awam tidak paham tentang ini. Tapi yang kita tahu, bangunan ini sudah bertahun tahun tak bermanfaat,”tutupnya sambil berlalu.

Pantauan Radar Kepri di lokasi sekitaran bangunan pasar rakyat tersebut, terlihat bangunan pasar rakyat itu sudah tidak terawat lagi. Bahkan jalan atau pelantar terbuat dari kayu utuk masuk kebangunan sudah lapuk. Bahkan putus. Untuk mengetahui lebih lanjut, awak media ini mencoba masuk guna melakukan kroscek kebangunan, namun gagal karena jalan masuk pasar rakyat tersebut. Lampu dan Putus dimakan usia (Aliasar)

Ditulis Oleh Pada Ming 23 Jun 2024. Kategory Lingga, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek