; charset=UTF-8" /> Menakar Kepuasan Masyarakat Pada Organisasi Pemerintah Daerah - | ';

| | 170 kali dibaca

Menakar Kepuasan Masyarakat Pada Organisasi Pemerintah Daerah

Oleh : Melisa Tri Handayani.

Kepuasan masyarakat menjadi salah satu faktor yang penting bagi suatu lembaga pemerintahan. Apalagi ini pemerindah daerah yang biasanya berhubungan langsung dengan masyarakat, dan terutama bagi OPD yang melayani masyarakat secara langsung. Kepuasan masyarakat disini sangat berkaitan erat dengan pelayanan publik yang diberikan oleh pemerintah daerah kepada masyarakat.
Bentuk dari penyelenggaran pemerintah daerah itu sendiri haruslah sesuai dengan kepastian hukum, tertib dalam penyelenggaraan Negara, akuntabilitas, keadilan, efektif dan efisein. Disini pemerintah daerah sebagai penyedia layanan publik kepada masyarakat haruslah bertanggungjawab untuk memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat agar masyarakat merasa puas dengan kinerja dari suatu OPD tersebut.
Pada dasarnya kepuasan masyarakat ini menjadi suatu acuan apakah OPD tersebut bejalan dengan baik atau buruk dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat. Ini menjadi salah satu tolak ukur bagi pemerintahan, penilaian masyarakat sangat berarti bagi suatu OPD. Pada saat ini tingkat kepuasan masyarakat cukup rendah terhadap pelayanan publik yang diberikan oleh pemerintah daerah, terkhususnya pada OPD yang berhubungan langsung kepada masyarakat, kita ambil contoh saja pada Kecamatan, Kelurahan, DISDUK CAPIL, serta Puskesmas. Pada OPD ini masih banyak sekali kekurangannya, tetapi itu semua berusaha untuk diperbaiki dan menjadi olebih baik lagi.
Kepuasan masyarakat sangan diperlukan, untuk itu penting bagi suatu OPD untuk segera memperbaiki, kepuasan masyarakat ini bisa dilakukan dengan cara mensurvey melalui perhitungan, penelitian dan analisis. Tetapi saat ini kita masih banyak sekali melihat bahwa survey yang dilakukan oleh OPD hanya dengan melalui kotak saran yang biasanya terletak pada sudut tertentu, tetapi sekarang kita lihat kotak saran hanya terbiarkan begitu saja bahkan bisa dilihat isisnya tidak memenuhi standar atau bahkan ada yang kosong. Cara survey menggunakan kotak saran ini kurang efektif dirasanya karna masyarakat sudah malas untuk hanya sekedar mengisi kotak sarn karna terkadang pelayanan yang mereka dapatkan kurang baik.
Dulu masyarakat cendrung pasrah dan menerima pelayanan yang diberika pada mereka. Namun pada saat ini juga sudah kita lihat banyak juga masyarakat yang tidak lagi segan untuk menyuarakan protesnya lebih parahnya lagi mereka seakaan menuntut pelayanan apabila mereka merada tidak puasa dengan pelayanan publik yang diberikan oleh sutau OPD. Karna kepuasan masyarakat disini sangat berkaitan erat dengan pelayanan publik yang diberikan pada masyarakat.
Meskipun saat ini untuk memberikan pelayanan publik yang baik dan cepat itu tidak mudah tetapi itu sudah menjadi resiko dari suatu bagian dalam OPD yang berkaitan langsung dengan masyarakat. Hal ini tampak jelas terlihat dari beberapa pegawai yang melayani masyarakat yang datang hanya sekedar melayani tanpa memperdulikan rasa empati kepada masyarakat memang tidak semua harus diberikan empati tetapi rasanya itu menjadi penting jika menyangkut masalah kepuasan yang akan didapatkan masyarakat terhadap kinerja yang diberikan. Dan banyak sekali masyarakat yang masih sering kali kecewa akan kinerja pelayanan yang diberikan pemerintah dan merasa tidak puas dengan pelayanan ketika berurusan dengan pemerintah, dan ini mengakibatkan masyarakat acapkali malas bila mengurus keperluannya kepada suatu OPD.
Disini karna kepuasan msyarakat menjadi point penting yang harus pemerintah perhatikan, maka survey haruslah dilakukan agar mengetahui seberapa puas masyarakat akan kinerja suatu organisasi pemerintah daerah. Kini survey tidak lagi harus menggunakan kotak saran yang ada pada sudut tertentu itu, disini harusnya suatu organisasi pemerindah daerah itu harus turun langsung untuk menilai apakah masyarakat itu puas dengan pelayanan publik yang diberikan pemerintah kepada masyarakat. Ini guna untuk menjadi nilai tolak ukur apakah suatu organisasi pemerintah daerah tersebut memberikan pelayanan yang baik atau tidak kepada masyarakat. Karna kepuasan masyarakat sangat berkaitan erat dengan pelayanan yang diberikan. Sudah seharusnya pemerintah sadarakan keluh kesah masyarakat yang merasakan ketidak puasan kepada suatu organisasi pemerintah daerah apabila sedang mengurus keperluannya. Sebab ini dapat menjadi tolak ukur unruk suatu citra organisasi masyarakat itu sendiri.
Survey pada kepuasan masyarakat ini juga semestinya perlu dilakukan secara berkala, artinya dilakukan setiap suatu periode tertentu misalnya sebulan sekali atau tiga bulan sekali untuk terus memamtau kepuasan kinerja suatu organisasi pemerintah daerah.
Dan yang terpenting tak hanya dari sektor pelayanan publik saja yang berikan agar membuat masyarakat puasakan kinerja dari suatuorganisasi pemerintah, melainkan juga dari sector penunjangnya, mulai dari pegawai yang melayani keperluan masyarakat, fasilitas penunjang untuk membatu masyarakat dalam menunngu agar keperluannya ketika datang ke suatu OPD itu misalnya dari ruang tunggu yang bersih dan nyaman, antrian yang terstruktur dengan jelas serta tidak mendahulukan urusan pribadi pada saat melayani masyarakat maksudnya disini jangan ada istilah orang dalam, karna ini dapat memicu kepuasan masyarakat terhadap kinerja pada pegawai tersebut pada organisasi pemerintah daerah itu.

Pantun
Beli baju ke Jogja
Jalannya malah disekat
Lakukanlah pengukuran kerja
Dengan survey kepuasan masyarakat

Janlan jalan ke Jepang
Sambil makan tokoyaki
Pastilah ada sisi yang kurang
Itulah segera diperbaiki

Nonton pameran pake tiket
Disana terdapat lukisan kuas
Tingkatkan pelayanan pada masyarakat
Agar masyarakat merasa puas

Tangkap ikan jangan pakai pukat
Pakailah saja pancingan ikan
Bantulah urusan masyarakat
Jangan malah dikecewakan

Main dilaut jangan dilepas
Agar tidak tergigit lintah
Kalau masyarakat merasa puas
Maka akan jadi citra baik bagi pemerintah
Puisi
Menilai Kepuasan Masyarakat

Dulu sekali banyak orang berbicara
Susahnya dalam mengurus surat menyurat
Kinerja pemerintahan dulu begitu aku pertanyakan kini
Benarkah begitu?
Kini aku melihat..
Mencoba bertanya pada masa pemerintah saat ini
Samakah dengan yang dulu
Atau sangat berbeda sekali
Semakin mempermudah atau semakin menyusahkan
Apakah susah bekerja di pemerintahan
Berhubungan mengurus keperluan masyarakat
Bertombak pelayanan bermutu yang baik
Agar memperoleh kepuasan masyarakat
Salahkahh….
Salahkan jika kami menuntut perlakuan adil
Salahkan kami meminta diberikan pelayanan yang baik
Salahkah kami jika menginginkan rasa puas dari kinerja pemerintah?
Rasanya sukar memang, tetapi bukankah begitu seharusnya!
Banyak memang resikonya…
Ddicaci, dimaki, serta disumpah serapahi
Kepuasan masyarakat seolah menjadi yang utama
Bukankah begitu seharusnya..
Memiliki rasa peduli… Memiliki empati…
Demi bekerja untuk kepuasan masyarakat
Kami tetap menilaimu menjadikan tolak ukur kinerjamu
Bekerjalah sebagaimana mestinya
Agar kami merasakan apa kinerjamu
Demi memberikan kepuasan untuk kami masyarakat.

Catatan : Penulis adalah mahasiswi STIE Pembangunan Tanjungpinang jurusan Manajemen semester V.

Ditulis Oleh Pada Rab 23 Okt 2019. Kategory Cerpen/Opini, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek