| | 1.695 kali dibaca

Komisi IV DPRD Batam Sidak ke SMAN 03

anggota komisi IV DPRD kota Batam sidak kesekolah SMAN.3. dirauangan rapat Guru, bersama Kepsek SMAN3.Fifi SPd.

Anggota komisi IV DPRD kota Batam yang sidak ke sekolah SMAN.3 di ruangan rapat guru bersama Kepsek SMAN3.Fifi SPd, Jumat (07/11).

Batam, Radar Kepri-Anggota komisi IV DPRD kota Batam  yang menbidangi Pendidikan, Sumberdaya Manusia melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sekolah unggulan SMAN 3 Kecamatan Batam Kota, kelurahan Berlian, Jumat (07/11). Kedatangan wakil rakyat kota Batam di sambut langsung kepala sekolah SMAN 3, Fifi S Pd diruan rapatnya.

Adapun anggota DPRD Kota Batam komisi IV yang ikut melakukan sidak dipimpin H Erizal T Kurai SE dari PPP, bersama rekannya Fauzan dari Partai Hanura, Suardi Taherek. Politisi Partai Nasdem, Ruslan dari Partai Golkar, Safari Ramadan dari PAN.

Setelah mengenalkan nama-namanya satu persatu, para anggota DPRD kota Batam mulai mempertanyakan masalah yang terjadi disekolah SMAN 3 itu.”Kepala sekolah dan guru tidak perlu takut, kedatangan kami ke sekolah ini bukan untuk mencari kesalahan. Tapi untuk silatuhrahmi guna membenahi pendidikan ke arah yang lebih baik.”kata Erizal T Kurai SE.

Dewan minta Kepsek dan guru tidak perlu takut menceritakan kekurangan-kekurangan sekolah  ini.”Kedatangan kami ke sekolah, agar kami bisa menyerap aspirasi dari sekolah, dari sini kami bisa menbantu kekurangannya dengan membuat anggaran untuk memperbaiki kekurangan tersebut.”jelasnya.

Pertanyaan lain juga disampaikan oleh anggota Kota DPRD Batam, Fauzan, politis partai Hanura   dan Ruslan politisi Partai  Golkar. Menanyakan sistim penerimaan siswa baru dan adanya isu miring tentang adanya pungutan liar kala penerimaan siswa baru dengan dalih uang pembangunan gedung baru.

Sementara itu, Safari Ramadan, politisi dari PAN minta pada kepala sekolah untuk menanamkan  akhlak pada siswa-siswa SMAN 3. Salah satunya dengan  menganjurkan murid beragam Islam menghapal Alqur’an dan mengamalkan isinya, agar generasi muda Batam ke depan mempunyai akhlak dan bermoral, sehingga tidak terjerumus ke dunia hitam.”pintanya.

Sebelum menjawab pertanyaan wakil rakyat Batam, terlebih dahulu Fipi S Pd mengucapkan terimakasih banyak atas kedatangan para anggota dewan itu telah sudi melihat keadaan sekolahnya.”Alhamdulillah, sekolah SMAN 3 di tetapkan sebagai sekolah unggulan.”ucapnya.

Adapun kekurangan yang menjadi problem setiap tahun ketika penerimaan siswa baru, akibat tidak siapnya sekolah menampung  murid baru, karena membludak pendaftar calon murid baru.”Itulah resiko sekolah unggulan, sehingga orang tua wali murid berlomba-lomba untuk menyekolahkan anaknya disini, sementara prasarana sekolah tidak memadai untuk  menampung semua siswa baru tersebut.”jelasnya.

Mengatasi hal ini.”Maka kami membuat sistim penerimaan siswa online dengan nilai rata-rata 7,8  dan kuota 20 % untuk bina lingkungan dan anak prestasi non akademik. Namun nilai 7,8 tersebut belum tentu bisa di terima. Karena, tentu kami memilih nilai lebih bagus lagi.”terangnya.

Terkait isu uang bangunan.”Kami tidak pernah memaksa orang tua walimurid untuk uang bangunan. Namun dengan tidak tersedianya ruangan sekolah baru untuk menampung murid baru kami memberikan alternatif pada orang tua murid menyumbangkan rezekinya tanpa paksaan. Dengan pilihan bervariasi, mulai dari Rp 1 juta,  Rp 1,5 juta paling tinggi Rp 2 juta. Wali murid di suruh memilih sesuai dengan kesanggupanya saja, tanpa ada paksaan.”paparnya tanpa menjelaskan, kenapa tidak mengajukan secara resmi ke Pemko Batam melalui Disdik.

Dilanjutkan Fifi S Pd.”Saya tidak pernah melakukan diskrimanasi pada calonn siswa, walaupun pejabat sekalipun yang memasukan anaknya sekolah disini. Kalau tidak memenuhi standar yang tentukan sekolah ini, saya tidak pernah takut untuk menolak anak pejabat itu bersekolah di sini.”tegasnya. Fifi S Pd juga menyebutkan.”Saat ini sekolah SMAN 3 memiliki  50 tenaga guru pengajar dengan rincian 36 orang PNS dan 14 tenaga honor.”katanya.

Sidak ini akan terus dilakukan komisi IV DPRD Kota Batam ke sekolah-sekolah yang ada dikota Batam untuk mengatahui sejauh mana mutu dan kekurangan sekolah yang ada. Menurut H. Erizal T Kurai SE.”Mutu pendidikan yang berkualitas ini sangat penting, inilah  cerminan untuk kemajuan Batam ke depan. Tanpa pendidikan yang berkualitas dan bermutu, Batam tidak bisa bersaing dengan daerah lain yang sudah maju pendidikannya.”pungkasnya.(taherman­)

Ditulis Oleh Pada Sab 08 Nov 2014. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda