| | 53 kali dibaca

Ikan Mahal, Wabup Ambil Inisiatif Operasi Pasar Ikan di Perusda

Arifin, pengawas Perusda Natuna.

Natuna, Radar Kepri – Jeritan masyarakat natuna terkait akhir-akhir ini harga ikan yang tergolong mahal di masyarakat Natuna Pemda Natuna dari inisiatif Wakil Bupati Natuna Dra Hj Ngesti Yuni Suprapti, bersama stakeholder mengambil langkah program Operasi Pasar Ikan Murah yang akan dikelola oleh Perusahaan Daerah (Perusda) Natuna.

“Hal ini dilakukan guna membantu masyarakat untuk mendapatkan ikan dengan harga stabil.”Terang Kadsiprindak Helmi Wahyuda, diruangan kerjanya kantor Disprindak Bukit Arai Jum’at (31/08) sekitar pukul 11.00 WIB pagi tadi.

Juga disampaikan Helmi Wahyuda, Operasi pasar tersebut bukan untuk menyaingi para pedagang di Pasar ikan namun untuk membantu masyarakat yang menjerit karena mahalnya harga ikan akhir-akhir ini.

Keluhan Itu pun sampai ke Wakil Bupati Natuna Dra Hj Ngesti Yuni Suprapti, Wabup lansung mengambil tindakan cepat dalam permasalahan tersebut, sehingga kemaren Bu Wakil langsung memanggil Disperindagkop, Perindo, Dinas Ketahanan Panagan, dan Perusda sebagai pelaksana kegiatan, rapat dan membahas masalah ini” jelas Wahyuda.

Terangnya, dalam rapat tersebut menemukan kata sepakat bahwasanya, perusda akan melaksanakan Operasi Pasar jual ikan murah yang rencananya akan buka di sekitar area Perusda Batu Kapal.

“Agar pedagang ikan tidak merasa tersaingi, maka kita sepakat membuka Operasi pasar ikan murah ini seminggu dua kali, yaitu Sabtu dan Minggu” terangnya.

Hal senada juga disampaikan oleh salah seorang badan pengawas perusda Natuna Arifin. Menurutnya keputusan untuk membuka operasi pasar ikan murah seminggu dua kali ini sangat tepat, disamping tidak menyaingi para pedagang ikan, masyarakat juga merasa terbantu dengan adanya program ini.

“Ini murni untuk membantu masyarakat bukan bisnis perusda. Soal harga kita akan selalu memantau harga pasaran ikan, yang jelas harga ikan yang kita jual dibawah harga jual di pasar, dan akan kita laksanakan Minggu ini” ungkap Arifin melalui handphone selulernya.

Menurut pantauan media ini dilapangkan, selama ini harga ikan tergolong tidak stabil, bahkan masyarakat sering menjerit dengan mahalnya harga jual ikan dipasaran. Ironis memang, Natuna yang dikenal dengan kekayaan ikan lautnya, tapi masyarakat keluhkan mahalnya harga ikan. dan ini adalah tugas pemerintah daerah untuk menganalisa hal ini.(herman)

Ditulis Oleh Pada Jum 31 Agu 2018. Kategory Natuna, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek