| | 148 kali dibaca

Gawat…Ribuan Calon Murid SMP di Batam Terancam Tak Sekolah

Para wali murid yang antri untuk mendaftarkan anaknya masuk SMP.

Batam Radar Kepri- Ribuan calon siswa setingkat SMP sekota Batam, tahun penerimaan 2018 ini, terancam tak sekolah, dengan tidak tersedia sarana Prasarana sekolah sitingkat SMP dikota Batam

Hl ini terungkap sewaktu awak media investigasi kesekolah SMPN 11 MKGR kecamatan Batu aji, selasa (10/7). Sebagaimana diketahui disekolah tersebut bahwa orang tua walimurid berjubel menunggu kepala sekolah SMPN 11.menunggu keterangan dari kepala sekolah kenapa anak-anak mereka tidak bisa disekolah padahal.”Kita mengikuti zonasi peraturan yang dibuat oleh pemerintah, ada dua sekolah yang ditetapkan sebagai zonasi buat kami untuk melanjutkan sebagai jenjang pendidikan setingkat SMP, SMPN 11 dan SMPN 53.  Anehnya dua- dua sekolah ini menolak anak kami, jadi anak kami mau sekolah dimanalagi sedangkan dizonasinya saja ditolak apalagi diluar zonasinya.”sebut salah seorang tua wali murid.

Hal ini dijawab lansung oleh Sargono, zonasi ini tidak berlaku otomatis anak ibu- ibu, bapak sekalain.”Kami sudah seleksi semaksimal mukin, mulai dari nilainya dan bina lingkungan, sesuai dengan kapasitas sekolah, sekarang lokal sekolah sudah tidak ada lagi penerimaan murid, penerimaan sudah selesai, lebih kurang siswa yang mandaftar disekolah ini dua ratus lebih.”ungkapnya.
Lebih lanjut sargono mengatakan tidak ada lagi penambahan siswa disekolah ini.”Ibu- bapak sekalain silahkan cari sekolah lain sekarang masih sekolah swasta ibu- bapak masukan saja anak bapak kesana, dan kami juga dilarang sama bapak walikota Batam menerima siswa yang melebihi kapasitas sekolah dalan hasil rapat kami kemaren bersama dinas Pendidikan kamaren dan walikota.” sebutnya.

Masih kata Sargona lebih kurang kalau ditotal keselurahannya ribuan calon siswa setingkat SMP tidak dapat bungku sekolah dikota Batam, namun hari rabu ini tanggal 11/7. Besok walikota akan rapat dengan dinas pendidikan membahas ptoble.tahunan masalah pendidikan yang selalu terjadi dikota Batam,
Asa yang menarik diungkapkan oleh ibu Erlin orang tua walimurid yang anaknya juga tidak diterima disekolah tersebut, padahal dia hanya beberapa meter saja jarak rumahnya dengan sekolah tersebut.”Akan tetapi anak saya tidak terima, sedangkan tetangga saya anaknya diterima padahal nilainya rendah dari pada anak saya,”katanya.
Hal ini diakui oleh Sargono, namun dia klarafikasi lansung, ia mengatakan ada kesalaham teknis.”Hal itu sudah kami batalkan alias sudah kami coret.” tutupnya.
Sementara itu walikota Batam, Rudi SE dikonfirmasi melalui WhatsAttpnya sampai berita ini diturunkan belum ada jawabannya. (taherman)

Ditulis Oleh Pada Sel 10 Jul 2018. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek