' '
| | 4.583 kali dibaca

Fiza, Oknun PNS Lingga Ternyata Orang ke Lima Yang Cabuli Wd

Inilah Fiza, oknum PNS Lingga yang terpaksa meringkuk dibalik jeruji besi karena mencabuli pacarnya yang masih dibawah umurr.

Inilah Fiza, oknum PNS Lingga yang terpaksa meringkuk dibalik jeruji besi karena mencabuli pacarnya yang masih dibawah umur.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Nasib Fiza bin Anwar (27), oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintah Kabupaten Lingga ini benar-benar apes. Lulusan SMA kelahiran Kampung Rengas, RT 006 RW 002 Kelurahan Marawang, Kecamatan Lingga ini harus mendekam dibalik jeruji besi karena berhubungan intin dengan Wd yang berumur 17 tahun 11 bulan alias masih dibawah umur. Padahal, terungkap dalam persidangan, Fiza bukanlah orang pertama yang menggauli Wd, tapi orang ke lima.

Fakta ini terungkap dalam persidangan yang digelar secara tertutup di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Senin pekan lalu. Ketika majelis hakim menanyakan pada korban, Wd.”Apakah sebulum berhubungan intim dengan terdakwa Fiza, kamu (Wd) pernah melakukan hubungan serupa ?”.Tanya majelis hakim sebagaimana diulang Jaksa Penuntut Umum (JPU) Zaldi Akri SH pada radarkepri.com, Senin (09/02) di kantornya.

Mendapat pertanyaan itu, saksi Wd, masih kata Aldi Zakri SH.”Korban (Wd) mengaku pertama kali berhubungan inti dengan pacarnya setelah tamat SD. Keperawanannya direngut pacarnya ketika baru tamat SD.”terang Wd sebagaiman diulang Aldi Zakri SH.

Namun, sang pacar yang telah merenggut kegadisannya itu meninggalkannya begitu saja.”Wd kemudian berpacaran dengan seorang warga Tiongha, apek-apek. Tujuannya, agar uang sekolah dan biaya lainnya dibayarkan apek-apek itu.”jelas Aldi Zakri SH.

Tamat SMP, masih kata Aldi Zakri, Wd sempat pacaran dengan orang lain.”Saya lupa namanya, sebut saja si A, tapi tak lama. Kemudian Wd putus dengan si A ini, dan menjalin hubungan lagi dengan si B.”beber Aldi Zakri.

Ditambahkan Aldi Zakri, semua laki-laki yang pernah jadi pacar Wd ini.”Wd mengakui berhubungan intim, sampai akhirnya dia (Wd) bertemu Fiza dan memutuskan hubungan dengan si B tadi.”sambung Aldi Zakri SH.

Dengan Fiza, lanjut Aldi Zakri SH, korban (Wd) mengaku tiga kali berhubungan intim.”Pada hubungan intim pertama dan kedua, korban Wd mengaku diberi uang Rp 800 ribu sekali kencan. Sedangkan pada kencan ke tiga di hotel Nirwana, Jl Ir Juanda, Tanjungpinang, Wd mengaku menerima bayaran Rp 700 ribu.”urai Aldi Zakri SH.

Ternyata, masih menurut Aldi Zakri sebagaimana terungkap dalam persidangan, selain menjalin hubungan dengan Fiza,  korban (Wd) juga berpacaran dengan Agil, seorang mahasiswa di perguruan tinggi negeri di Tanjungpinang ini.”Mahasiswai itu tinggal di Jl Ganet, karena berpacaran dengan mahasiswa itu dan dijanjikan akan menikahi Wd. Makanya Wd minta putus dengan Fiza, namun Fiza menolak.”ucap Aldi Zakri SH.

Masih penjelasan Aldi Zakri SH, merasa di atas angin, Wd kemudian meminta Fiza membelikan satu unit sepeda motor dan meminta uang DP sepeda motor itu sebesar Rp 5 juta. Namun Fiza menolak dan hanya memberikan Rp 2 juta saja.”Sehari sebelum dilaporkan, mereka (Fiza dan Wd) berhubungan intim di Hotel Nirwana dan Wd diberi uang Rp 2 juta untuk DP motor.”terang Aldi Zakri SH.

Bahkan, lanjut Aldi Zakri SH, dalam sebuah pesan singkat melalui BBM ke Agil tertulis.”Target (Fiza, red) sudah masuk lokap. Ini tentu saja menjadi pertanyaan, karena korban dan terdakwa malam itu masih berhubungan intim layaknya suami istri. Kita menduga ada unsur pemerasan dari pihak ketiga dalam kasus ini.”terang Aldi Zakri SH mencermati fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan.

Bahkan, lanjut Aldi Zakri, sebelum proses hukum ini sampai ke pihak kepolisian, sudah ada upaya damai dengan konpensasi sebesar Rp 30 juta.”Namun ada pihak lain yang ikut campur dan meminta Fiza menyediakan uang Rp 100 juta, namun terdakwa Fiza tidak menyanggupi. Hingga bergulir-lah perkaranya ke pengadilan.”urainya.

Mengenai pihak lain, termasuk Agil, sang pacar yang juga di akui Wd telah berhubungan intim dengannya, namun tidak dijerat dengan sangkaan yang sama dengan Fiza (mencabuli anak dibawah umur,red), Aldi Zakri SH menggeleng.”Tak tahu juga, mungkin nanti dilimpahkan berkasnya. Yang masuk (berkasnya, red) hanya Fiza saja. Agil bisa juga dijerat dengan kasus yang sama.”tutur Aldi Zakri SH.

Pada persidangan Senin (09/02), JPU Aldi Zakri SH menghadirkan saksi dari pihak hotel Nirwana.”Intinya, saksi dari hotel itu membenarkan Fiza pernah memboking kamar atas namanya dan membawa Wd.”tutup Aldi Zakri SH.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Sen 09 Feb 2015. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek