Dua Bulan Belum Gajian, Sejumlah Kepala Desa di Lingga Resah

​Lingga, Radar Kepri – Sejumlah Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), dilanda kegelisahan.

Pasalnya, hak keuangan atau gaji mereka hingga kini belum dicairkan oleh Pemerintah Kabupaten Lingga selama dua bulan terakhir.

​Kegelisahan tersebut diungkapkan oleh salah seorang Kades di Kabupaten Lingga yang meminta agar identitasnya dirahasiakan demi keamanan posisi jabatannya. Melalui pesan WhatsApp kepada radar kepri.com, ia meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya proses administrasi keuangan daerah.

​Menurut sumber tersebut, para Kades merasa heran atas keterlambatan yang terjadi dan mempertanyakan apa kendala sebenarnya di instansi terkait.

​”Seharusnya pihak Pemerintah Kabupaten Lingga memberikan penjelasan resmi kepada publik dan kepada kami secara langsung. Apa kendalanya sehingga hak kami belum dicairkan sampai saat ini?” ujarnya dengan nada kecewa.

​Ia menambahkan, keterlambatan pembayaran ini berdampak langsung pada operasional desa dan kesejahteraan keluarga. Gaji tersebut menjadi tumpuan utama bagi para Kades untuk menunjang aktivitas pemerintahan di tingkat desa.

​”Jika gaji terlambat, bagaimana kami mau bekerja maksimal? Tugas sebagai Kades membutuhkan biaya operasional. Kalau kami sampai tidak masuk kantor karena terkendala biaya, otomatis pelayanan kepada masyarakat pasti terganggu,” tegasnya.

​Selain masalah operasional, keterlambatan ini juga menciptakan spekulasi di tingkat bawah mengenai kondisi kas daerah, mengingat fenomena keterlambatan pembayaran hak-hak aparatur di Lingga belakangan ini kerap terjadi.

​Hingga berita ini ditayangkan, awak media terus berupaya melakukan konfirmasi kepada instansi terkait, yakni Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lingga, guna mendapatkan jawaban resmi terkait penyebab pasti tertahannya gaji para Kades tersebut. (Aliasar)

Pos terkait