Menjelang Akhir Masa Jabatan, Kinerja Bupati Lingga M. Nizar Disorot Warga

M Nizar SSos, Bupati Lingga.

​Lingga, Radar Kepri – Hampir dua periode masa jabatan M. Nizar sebagai Bupati Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), dinilai belum membawa perubahan yang signifikan.

Hingga saat ini, kemajuan di sektor ekonomi maupun pembangunan infrastruktur masih dianggap jalan di tempat oleh sebagian masyarakat.

​Keluhan warga pun kian santer terdengar. Banyak elemen masyarakat yang mempertanyakan arah kebijakan pembangunan daerah yang dinilai belum mampu menyentuh kebutuhan dasar rakyat secara merata.

​Keluhan Masyarakat dan Tantangan di Lapangan
​Sejumlah warga mengeluhkan lambatnya pertumbuhan ekonomi lokal yang masih sangat bergantung pada sektor tradisional.

Di sisi lain, infrastruktur penunjang aksesibilitas antarwilayah di Lingga—yang merupakan daerah kepulauan—dinilai masih memprihatinkan.

Jalan-jalan di pelosok yang rusak serta minimnya sarana transportasi laut yang terintegrasi menjadi beban tersendiri bagi mobilitas ekonomi warga.

​”Kami berharap ada gebrakan nyata. Namun, memasuki akhir periode kedua ini, apa yang bisa dibanggakan? Harga barang pokok masih tinggi, dan lapangan pekerjaan bagi anak muda di daerah kita masih sangat minim,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

​Minimnya perubahan ini memicu desakan agar Pemerintah Kabupaten Lingga melakukan evaluasi mendalam terhadap program-program yang telah dijalankan selama ini.

Kritikus menilai bahwa program yang ada saat ini terkesan hanya bersifat rutinitas tanpa adanya inovasi yang mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun daya beli masyarakat.

​Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi terus diupayakan kepada pihak Pemerintah Kabupaten Lingga,

Diharapkan, sisa masa jabatan yang ada dapat dimanfaatkan untuk memacu penyelesaian proyek-proyek strategis yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup orang banyak. (Aliasar)

Pos terkait