PPTK Sentra Sagu di Lingga “berpotensi” Dipanggil APH

Lingga, Radar Kepri – Pembangunan Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) pengolahan sagu di Desa Musai, Kacamatan Lingga Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, kini menjadi sorotan publik.

Proyek yang menelan anggaran miliaran rupiah tersebut hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda beroperasi, padahal masa pengerjaannya telah rampung sejak tahun 2025 lalu.

Kondisi mangkraknya fasilitas yang digadang-gadang menjadi pusat ekonomi baru bagi masyarakat setempat ini memicu spekulasi di kalangan masyarakat.

Bahkan, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) proyek tersebut dikabarkan berpotensi dipanggil oleh Aparat Penegak Hukum (APH) untuk dimintai keterangan terkait ketidakjelasan operasional sentra tersebut.

Investasi Miliaran yang Belum Dirasakan Manfaatnya

Sejatinya, pembangunan Sentra IKM Sagu ini bertujuan untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat melalui optimalisasi potensi sagu lokal.

Namun, hingga pertengahan tahun 2026, bangunan beserta peralatan di dalamnya masih terbengkalai dan belum dapat dimanfaatkan oleh warga.

Masyarakat setempat menyayangkan besarnya biaya yang telah digelontorkan dari uang negara Dana Alokasi Khusus (DAK) anggara tahun 2024 lalu namun tidak memberikan dampak ekonomi yang nyata.

Banyak pihak menduga adanya perencanaan yang matang atau kendala teknis yang sengaja dibiarkan, sehingga anggaran miliaran rupiah tersebut terkesan sia-sia.

Upaya Konfirmasi Berlanjut

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih terus berupaya melakukan konfirmasi kepada dinas terkait maupun PPTK yang bertanggung jawab atas proyek tersebut.

Hal ini dilakukan untuk mendapatkan kejelasan mengenai kendala utama yang menghambat operasional pusat pengolahan sagu tersebut, serta langkah konkret yang akan diambil pemerintah daerah ke depannya.

Publik berharap ada transparansi dari pihak pemerintah agar persoalan ini tidak berlarut-larut dan segera ada solusi agar aset tersebut dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat Desa Musai khususnya, dan Kabupaten Lingga pada umumnya.

(Aliasar)

Pos terkait