; charset=UTF-8" /> Delapan Oknum Anggota DPRD Kota Batam Lakukan Kunker Fiktif ? - | ';

| | 1,152 kali dibaca

Delapan Oknum Anggota DPRD Kota Batam Lakukan Kunker Fiktif ?

Wan Wibowo

Wan Wibowo dan Mulkansyah

Batam, Radar Kepri-Kunjungan kerja (kunker) anggota DPRD kota Batam   Komisi I DPRD Batam, Rabu (13/02) lalu ke Manado. Menjadi pembicaraan hangat di tengah-tengah msyarakat Batam. Sebagaimana diketahui, wakil rakyat tersebut melakukan kunker selama 4 hari. Para wakil rakyat itu mendapat uang perjalanan dinas sebesar Rp 9,4 juta per-anggota DPRD.

Informasi  yang diterima media ini dari sumber yang layak dipercaya menyebutkan, sebanyak 10 orang anggota DPRD Batam yang akan “melancong” tersebut. Hanya dua orang yang saja yang benar-benar berangkat. Yaitu, Joko Martono, politisi Gerakan Inodonesia Raya (Gerindra) dan Belifman Sijabat dari Partai Indonesia Baru (PIB). Namun  delapan orang memilih tidak berangkat alias  tetap berada di Batam.

Sedangkan tiket pesawat Garuda Indonesia yang sudah dibayar diberikan pada orang lain seperti supir pribadi,staf dan orang terdekat dengan biaya Rp 1,5 sampai Rp 2 juta.”Hal ini, sepertinya sudah  terbisa  dilakukan  oleh para wakil rakyat  Batam itu, setiap kunker.”bisik sumber media ini.

Modus perjalanan fiktif dengan menyuruh orang lain yang berangkat namun memakai nama anggota ini disinyalir kerap terjadi.”Untuk uang saku, masuk ke kantong pribadi.”kata Mulkansyah, Selasa (19/02) di Batam Center.

Mulkansyah mengatakan ada dua orang anggota DPRD komisi I Batam, setelah  aksinya itu terbongkar.”Anggota dewan yang tadinya tidak mau berangkat, mendadak langsung bertolak menuju Manado, yaitu H.AA Soni dari  Partai PAN dan H Basri Harum dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).”Jelasnya.

Dikatakan Mulkansyah, yang berangkat belakangan ini mempergunakan pesawat Lion Air padahal mereka seharusnya terbang dengan maskapai Garuda Indonesia.”Karena diketahui oleh teman-teman wartawan dan ICW Kepri, maka kedua wakil rakyat Batam itu langsung berangkat, sebagaimana yang telah diatur dalam jadwal waktu kunker.”ujarnya.

Tidak berangkatnya anggota anggota DPRD  Batam ini sesuai jadual, menurut Mulkansyah, sudah bisa dikategorikan sebagai tindakan pidana korupsi.”Karena itu ICW Kepri  meminta Kejari Batam memeriksa 8 dari 10 anggota Komisi I  yang tidak berangkat itu. Jaksa seharusnya proaktif  mengungkap kasus perjalanan fiktif  anggota komisi I tersebut. Terutama anggota dewang yang  mengambil dana SPPD, sementara mereka sendiri tidak berangkat ke Manado. Artinya ini bisa dikategorikan, anggota DPRD tersebut telah mencoba membuat laporan SPPD  fiktif. Nantinya.”Ungkap Mulkansyah.

Bahkan, lanjut Mulkansyah, ICW Kepri akan laporkan kasus perjalanan fiktif wakil rakyat ini ke Kejari Batam.”Kalau Kejari tidak merespon, kita akan laporkan ke- Kejati Kepri. Ini namanya korupsi uang perjalanan dinas.”tegasnya.

Informasi yang dihimpun media ini, 8 dari 10 orang yang tidak berangkat itu adalah, Tintin Yuniastuti (PKB), Sukaryo (PKS), Helmy Hemilton (Partai Demokrat), Ruslan M Ali Wasyim (Partai Golkar), Eddy C Lumawe (PKPI).

Pada kesempatan terpisah, Ketua Umum Pemuda Nusanatara (PNB) Kepri Wan Wibowo, mengatakan.”Hal ini, tentu sangat mencoreng lembaga Dewan perwakilan rakyat yang terhomat tersebut. Inikan pembohongan publik yang dilakukan oleh wakil rakyat kepada rakyatnya. Meraka tidak melakukan kunjungan kerja, tetapi nanti dalam laporan keuangan SPPD-nya disebutkan, mereka telah melakukan kunjungan kerja. Ini bisa disebut, salah satu modus tindak pidana korupsi perjalanan dinas.”jelasnya.

Pihaknya meminta Kejaksaan Negeri Batam memanggil nama-nama wakil rakyat yang disebutkan diatas.”Periksa, nanti akan bisa ketahuan, dimana celah korupsinya. Saya yakin, kalau Kejaksaan Negeri Batam berani memeriksa wakil rakyat Batam tersebut. Pasti ada unsur korupsinya terhadap kasus ini.”jelasnya.

Sementara itu, beberapa orang anggota DPRD Kota Batam yang diduga melakukan perjalanan fiktif ke Manado itu. Hingga berita ini di unggah, belum berhasil dijumpai media ini untuk konfirmasi.(taherman)

Ditulis Oleh Pada Rab 20 Feb 2013. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek