' '
| | 5.460 kali dibaca

Bidan May.”Kami Tidak Lalai, Jantung Bayi Berdetak Saat Dibawa ke RSAL”

Bidan Nurbaiti dan Budan Mai saat memberikan klarifikasi.

Bidan Nurbaiti dan bidan May saat memberikan klarifikasi tentang kematian bayi Yulianti.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Bidan May kembali mengklarifikasi pemberitaan media ini terkait lokasi kematian bayi Yulianti. Dimana, dalam pemberitaan sebelum diduga bayi itu meninggal di persalinan bidan May. Namun tim medis, termasuk perawat yang bertugas di persalinan bidan May yang ikut mendampingi Yulianti ke RSAL menyatakan bahwa bayi yang dikandungan masih hidup dan jantungnya masih berdetak.

Diketahui, bidan May adalah seorang senior yang telah berpengalaman dibidang persalinan. Begitu juga pasien-pasien yang selama ini ditanganinya sehat dan bayi dikandungnya selamat dengan normal. Bahkan sudah tidak menjadi rahasia umum lagi, bahwa bidan May tempat persalinan yang cukup memuaskan masyarakat.
Berhubung  kejadian seminggu lalu yang menjadi sorotan masyarakat Tanjungpinang mengenai kehamilan Yulianti. Dan beredar isu dimedia sosial yang menyatakan bahwa bayi yang dikandung Yulianti meninggal di tempat persalinan Bidan May. Dia menyatakan itu tidak benar. Sebab,Yulianti pada saat dirujuk ke RSAL guna operasi, salah satu bidan yang bekerja di Bidan May tersebut ikut dan melihat detak jantung bayi tersebut masih berdetak ketika ditangani sampai ke RSAL.
Artinya, bayi Yulianti tidak meninggal di persalinan Bidan May.”Kami Tim termasuk dokter spesialis kandungan yaitu Dokter Aziz sudah melakukan dan mengupayakan pasien yang bernama Yulianti untuk secepat mungkin dioperasi, karena kelahiran tersebut dalam bentuk sungsang, dan jalan satu-satunya memang harus operasi,”tegas Bidan May.
Menurutnya, ini bukan kelalaian pihaknya, hanya saja itu sudah menjadi sebuah takdir Yang Maha Kuasa.”Kami sudah menjalankan tugas sesuai SOP). Tidak ada kelalaian atas meninggalnya bayi tersebut. Karena meninggalnya bukan di sini. Disini detak jantung bayi masih berdetak hingga diikuti salah satu bidan ke RSAL juga masih berdetak.”terangnya.

Pada awalnya, pihak suami Yulianti menduga bayinya meninggal di tempat persalinan sebagaimana disampaikan pada media ini. Terhadap penyataan dan kekeliruan tersebut, redaksi media dan juga pihak keluarga korban menyampaikan permohonan maaf yang tulus pada bidan Mai atas berita yang beredar dimedia sosial beberapa hari ini. yang mengatasnamakan Bidan May dengan kasus meninggalnya bayi sodara Yulianti atas kelalaian Bidan May tersebut adalah tidak benar.

Masyarakat Tanjungpinang juga diminta tidak ragu kuatir dalam menggunakan jasa bidan Mai, karena selain berpengalaman, memiliki peralatan medis yang sesuai standar, juga didukung oleh pekerja medis (perawat) yang profesional dalam melakukan tugasnya.(akok)

Ditulis Oleh Pada Rab 09 Mar 2016. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

1 Comment for “Bidan May.”Kami Tidak Lalai, Jantung Bayi Berdetak Saat Dibawa ke RSAL””

  1. Kami sudah ikhlaskan tapi kami tidak pernah meminta maaf. Terimakasih..

Komentar Anda

Radar Kepri Indek