'
| | 239 kali dibaca

Aleng Harapkan Kepastian Hukum Atas Laporan Pembakaran Pochai Miliknya

Inilah laporan pembakaran Pochai yang belum ada tersangkanya.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Liauw Tiang Leng alias Aleng berharap Polisi, khususnya Polsek Senayang bertindak tegas menindaklanjuti laporan pembakaran 5 unit pochai (pompong,red) miliknya oleh sejumlah warga desa Teban, kecamatan Senayang yang telah dilaporkanya pada 21 Juni 2018 lalu.

Hal ini disampaikan Aleng saat dijumpai radatkepri.com di Tanjungpinang, Minggu (21/10).”Kemarin ada pertemuan antara orang-orang yang diduga membakar Pochai saya. Saya diminta datang namun dianjurkan berdamai tanpa syarat. Tentu saja saya tidak bisa menentukan karena saya harus berkoordinasi dengan pengacara saya dulu.”katanya.

Pihaknya mengaku heran atas belum adanya tersangka dalam kasus perampasan pochai yang akhirnya dibakar karena permintaan uang tak dipenuhi.”Mereka rampas pochai saya, minta uang tapi saya tak kasih, akhirnya pochai saya dibakar. Banyak yang lihat, bahkan ada yang terang-terangan mengaku merampas dan menyaksikan pochai saya dibakar. Tapi kok belum ada pelaku yang ditangkap.”heranya.

Setelah berkoordinasi dengan pengacara, Aleng bertekad meneruskan proses hukum pembakaran pochai yang membuat puluhan karyawan dapur arangnya mengganggur dilanjutkan Aleng.”Pengacara saya mengatakan agar kasus ini dilanjutkan agar ada efek jera. Termasuk provokator yang berada dibalik pembakaran ini.”pungkasnya.

Kapolsek Senayang, Jptu Gultom dikonfirmasi radarkepri.com melalui WA-nya, Minggu (21/10) terkait perkembangan kasus ini, apakah sudah ada tersangka menjawab.”Belum ada tersangkanya pak irfan.”tulis Kapolsek tanpa menjelaskan kendalanya dalam mengungkap kasus sederhana ini.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Ming 21 Okt 2018. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek