''
| | 127 kali dibaca

Tour Mangrove, Nilai Plus Wisata Pancur

Lingga, Radar Kepri-Kelurahan Pancur Kecamatan Lingga Utara yang saat ini di pimpin oleh Shefi Hari Nugraha semakin menuju perubahan yang pesat khususnya kelurahan Pancur.

Ditambah lagi saat ini Kelurahan Pancur semakin di galakan di bidang pariwisata, pasar terapung  jadi produk unggulan sehingga dijuliki Hongkongnya Lingga.

Dihiasi lagi dengan pelantar berwarna, dan hutan mangrove terta rapi di perairan sungai-sungai sehingga Pancur kini disulap menjadi tempat wisata.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan olahraga (Disparpora) Kabupaten Lingga, Raja Fahrurrazi saat berkunjung di pancur dan di dampingi Lurah Pancur, Sehfi Hari Nugraha menikmati hari libur minggu, berbincang  tentang manfaat wisata sehingga bisa menarik untuk melancarkan roda perekonomian di pancur.

Pancur sudah di katagorikan tempat wisata, dengan keindahan yang menarik seperti yang di lihat sat ini, pelantar yang berwarna warni dan pusat perbelanjaan pasar begitu rapi yang memiliki terapung di atas air, di tambah lagi ke indahan gunung Sepincan dan hutan mangrove.

Tapi untuk saat ini bagaimana cara untuk memperkembangkan perekonomian di pancur ini melalui segi pariwisata.? “Salah satunya di buka jalur tour wisata mangrove sehingga bisa menarik wisatawan dari luar untuk berkunjung di pancur dan perekonomianpun jalan,”tuturnya Fahrurrazi.

Dibukanya jalur tour wisata mangrove tersebut.”Tanpa kita sadari perekonomian pancur ini pasti akan berkembang melalui tour wisata mangrove,”tuturnya.

Untuk titik tempat tour wisata mangrove salah satunya di sungai resun menuju pancur dan sebagian tempat lain hususnya daerah pancur ini.

Dan kapasitas kendraan laut itu minimal siapkan untuk sebanyak muat 50 orang dan nyaman untuk pendatang, sambil menikmati pandangan hutan mangrove kalau dimalam hari dihiasi dengan kunang-kunang berwarna dimalam hari.”Karena dengan hal itu juga, pancur pasti akan tambah lebih dikenal jika ramai orang luar berkunjung di Pancur, dan perputaran roda perekonomian pasti akan lancar.,”Ungkap Fahrurrazi.

Mendengar penjelasan dari Kadis Parpora membuat semangat Lurah Pancur untuk segera membuka jalur tour wisata mangrove di Kelurahan Pancur tersebut.”Kita sangat support terkait hal-hal yang dapat membangkitkan kembali perekonomian pancur. Salah satunya dengan di bukanya jalur wisata tour mangrove di sungai resun, nantinya dampak ekonomi bisa langsung ke masyrakat,”ujarnya

Karena setelah dibukanya tour mangrove ini, masyrakat dapat membuat souvenir dan makanan khas,.”Itu yang kita maksud dampak untuk perkembangan perekonomian untuk masyrakat tersebut,”tuturnya Sehfi Hari Nugraha (hendra)

Ditulis Oleh Pada Ming 06 Jan 2019. Kategory Lingga, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek