Sejak Dilantik, Kades Penaah Lingga Belum Pernah Berkunjung ke Pulau Pongok

Kades Penaah, Mariana Sri Kandi.

Lingga Radar Kepri–Sejak dilantik sebagai Kepala Desa (Kades) Penaah, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Mariana Srikandi, pada tahun 2021 lalu, kini menjadi sorotan tajam masyarakat Pulau Pongok.

Kekecewaan warga memuncak pasca ambruknya pelabuhan di wilayah tersebut pada Senin (18/5/2026) lalu.

Pasalnya, meski insiden ambruknya pelabuhan tersebut telah memakan korban luka-luka, khususnya anak-anak sekolah, Kades Penaah, Mariana, disebut-sebut tidak pernah turun ke Pulau Pongok sejak menjabat.

Hal ini disampaikan oleh seorang warga Pulau Pongok yang meminta identitasnya dirahasiakan saat dihubungi radarkepri.com di Tanjungpinang, Kamis (21/5/2026).

Sumber menjelaskan, sejak Mariana Srikandi resmi dilantik menjadi Kades Penaah pada tahun 2021 hingga saat ini (Mei 2026), belum pernah ada kunjungan resmi ke Pulau Pongok.

“Setahu saya, sejak dilantik, Kades Penaah belum pernah berkunjung ke Pulau Pongok yang kecil ini,” ujarnya.

Padahal, lanjut sumber, masyarakat di Pulau Pongok dan Ujung Beting merupakan pendukung penuh Mariana saat pemilihan kepala desa (Pilkades) lalu. Namun, setelah terpilih, warga merasa seolah diabaikan.

“Masyarakat di dua pulau, Pongok dan Ujung Beting, memberikan suara penuh untuk Mariana saat Pilkades dulu. Namun, setelah duduk (menjabat), dia seakan tidak lagi mengenal kami sebagai masyarakatnya. Buktinya, musibah ambruknya pelabuhan yang memakan korban anak sekolah sudah terjadi, namun batang hidungnya belum terlihat. Apakah masyarakat Pongok ini bukan bagian dari warganya?” ungkap sumber dengan nada kesal.

Sumber menambahkan, masyarakat sebenarnya tidak hanya mengharapkan bantuan materiil, melainkan kehadiran pemimpin yang mereka pilih di tengah-tengah warga saat tertimpa musibah.

“Kalau soal bantuan, itu relatif. Kami masih bisa bekerja. Tapi masalahnya, sejak dilantik, Kades tidak pernah berkunjung ke pulau ini. Itu yang sangat kami sesalkan,” pungkasnya.

Terkait keluhan tersebut, hingga berita ini ditayangkan, awak media ini belum berhasil mengonfirmasi Kades Penaah, Mariana Srikandi, maupun pihak terkait lainnya. Upaya konfirmasi terus dilakukan demi keberimbangan berita.

(Aliasar)

Pos terkait