Sebelum Pelabuhan Kayu Ambruk Pelabuhan Beton di Pongok Sudah Duluan Roboh

Lingga, Radar Kepri=Ternyata sebelum Pelabuhan Kayu di Pulau Pongok Desa Penaah, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) roboh, Pelabuhan Beton sudah duluan ambruk.

Hal diketahui setelah seorang warga Pulau melaporkan ke redaksi radarkepri.com pada Senin pagi (18/05/2026).

Menurut warga bernama Yohanes sebelum pelabuhan yang baru roboh ini, pelabuhan beton sudah ambruk duluan.

“Pelabuhan itu awalnya beton, udh roboh, baru mereka bangun lgi dari kayu itulah baru roboh semlm tu,”jelas Yohanes Selasa (19/05)

Sementara Kepala Dinas Perhubungan ( Kadishub) Kabupaten Lingga Hendy Efrizal menjelaskan bahwa pelabuhan beton yang roboh, bangun tahun 2008-2009 lalu.

“Pelabuhan beton yg roboh itu yg dibuat warga gotong royong bang, memang dari kayu,udah lapuk kayunya, sekarang anggota sy ke lokasi melihat yg rusak itu,yg roboh ini yg kayu bang,sebelum nya memang beton,,udah lama belasan th bang(2008-2009) itu,jauh sebelum sy di lingga bang,” jata Hendry.

Hendry menambahkan bahwa anggotanya sedang turun kelokasi untuk melakukan kroscek kelapangan.

“Kami turun ini anggota saya,krn memenuhi tanggungjawab sbg dinas terkait utk kedepan mungkin klau ada anggaran kita coba prioritas bang,”katanya.

Robohnya pelabuhan beton di pulau pongok tersebut Henry alias Jang tidak membantah. Namun yang roboh merupakan proyek Lama.

“Betol bang,,kalau yg kelihatan beton dibawah itu yg protek lama 2008/2009 sy dpt info, cuma yg roboh ini yg kayu. Itu bang,swadaya masy. Itu yg kami ke lokasi,mau dihitung dulu utk kedepannya kalau anggaran lingga sehat kembali bang,kita prioritas bang,”tutupnya. jang.

Akibat ambruknya fasilitas penyeberangan satu-satunya tersebut, aktivitas transportasi masyarakat setempat lumpuh. Dampak paling signifikan dirasakan oleh para siswa dan siswi yang hendak menyeberang untuk bersekolah ke Pulau Ujung Beting, di mana akses mereka kini menjadi terganggu.

Menurut keterangan warga setempat, Yohanes, pelabuhan utama yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Pulau Pongok tersebut roboh diduga karena kondisi bangunan yang sudah lapuk dimakan usia serta kurangnya perawatan berkala.

“Pelabuhan tersebut roboh karena sudah lapuk dimakan usia. Ini adalah prasarana satu-satunya bagi masyarakat di wilayah RT 11 / RW 05, Dusun 03, Desa Penaah, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga,” ujar Yohanes saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (18/05/2026).

Yohanes juga menyayangkan lambatnya respons dari pemerintah daerah. Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya petugas dari dinas terkait Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga yang turun ke lokasi kejadian untuk meninjau situasi atau memberikan solusi darurat bagi warga.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Lingga, Hendry Efrizal, saat dihubungi mengaku baru mengetahui insiden tersebut dari awak media ini. Namun, ia menegaskan pihak perhubungan akan segera bergerak cepat untuk mengecek kondisi di lapangan.

“Waalaikumsalam, saya baru dapat informasi ini dari Abang. Sebentar saya hubungi Kabid Laut, anggota, serta kontraktornya. Sekarang saya lagi panggil anggota bidang laut,” respons Hendry secara responsif melalui pesan tertulis WhatsApp, Senin (18/05/2026).

Masyarakat berharap Pemkab Lingga melalui dinas terkait dapat segera membangun dermaga atau pelabuhan darurat agar aktivitas perekonomian warga serta akses pendidikan bagi anak-anak sekolah tidak terisolasi terlalu lama. (Aliasar)

Pos terkait