
Tanjungpinang, Radar Kepri-Kedatangan Mentri Kelautan dan Perikanan, Wahyu Sakti Trenggono ke Tanjungpinang pada 14 Mei 2026 lalu dengan menggunakan jet pribadi di Bandara Internasional Raja Haji Fisabilillah (RHF) yang disambut langsung Gubernur Kepri H Ansar Ahmad SE MM menimbulkan polemik dan pertanyaan publik.
Publik mempertanyakan kedatangan sang Mentri dalam rangka apa ?. Pertanyaan ini wajar muncul, karena kedatangan dalam kunjungan kerja resmi (dinas) tentunya ada protokoler penyambutan layak seorang pejabat dan menggunakan pesawat reguler atau pesawat kedinasan.
Saat ini, bahkan beredar kabar kunjungan Mentri itu menyewa jet pribadi dengan biaya Rp 1,8 Miliar. Jika kabar ini benar, siapa yang membayar sewa jet pribadi tersebut ?.
Berdasarkan uraian diatas, wajar aktifis anti korupsi, Edi Susanto mencurigai adanya korupsi berupa gratifikasi ke pak Menteri dan melaporkan dugaan tersebut ke Komisi Pemberantasan korupsi (KPK).”Kita diminta melengkapi sejumlah dokumen pendukung setelah membuat laporan.”ucap Edi pada radarkepri.com, Sabtu (23/05).l di Tanjungpinang.
Proyek Reklamasi di Tuas, Singapura.
Informasi yang dihimpun radarkepri.com, kedatangan Menteri kunjungan diluar dinas ini diduga memiliki agenda bisnis sedimentasi untuk reklamasi alias tambang pasir laut di Kepri, khususnya Kabupaten Bintan.
Saat ini, setidaknya ada 13 tambang pasir laut yang siap beroperasi. Dari 13 itu, beberapa perusahaan diduga milik petinggi dan pejabat dengan menyamarkan nama pemilik sebenarnya.
Berdasar data yang dimiliki radarkepri.com, pemerintah Singapura masih meneruskan proyek perluasan daratan berupa reklamasi di beberapa titik. Berikut rinciannya.
Tuas (Singapura Barat): Kawasan reklamasi raksasa untuk pembangunan Tuas Mega Port, yang diproyeksikan menjadi salah satu pelabuhan otomatis terbesar di dunia.
Pulau Jurong: Penggabungan beberapa pulau kecil melalui reklamasi menjadi pusat industri petrokimia dan energi Singapura.
Kawasan Marina Bay: Perluasan wilayah di pusat kota yang kini menjadi ikon modern Singapura (Marina Bay Sands, Gardens by the Bay).
Bandara Changi dan Pulau Tekong: Perluasan untuk landasan pacu tambahan dan kawasan.
Hingga berita ini diunggah, upaya konfirmasi dan konfirmasi dengan sejumlah pihak terkait masih diupayakan media ini. Namun belum berhasil.(Irfan)






