; charset=UTF-8" /> Ganti Kabag Humas Pemko Batam | ';

| | 1,057 kali dibaca

Ganti Kabag Humas Pemko Batam

Suhariyadi dan ardiwinata

Suhariyadi dan Kabag Humas Pemko Batam Ardiwinata

 

Batam, Radar Kepri-Berbagai wartawan media cetak mingguan mengeluhkan kepemimpinan Kabag Humas Pemko Batam, Ardiwinata. Karena sikapnya  yang dinilai kurang profesional dan terkesan pilih kasih terhadap media. Ardiwinata juga disebut, lebih Cendrung melayani media-media tertentu saja yang dianggap bersahabat dengan pemerintahan.

Hal tersbbut diungkapkan salah seorang wartawan media mingguan Nasional, terbitan Jakarta  yang nama tidak mau disebutkan bahwa.”Ardiwinata, seorang Kabag humas yang tidak komit dengan ucapan yang sudah diungkapan. Seharusnya seorang pejabat humas tersebut, harus orang yang loyal terhadap semua insan pers tidak membeda-bedakan media, baik media mingguan maupun media harian dan media elekronik.”harapnya.

Pejabat humas, lanjut wartawan tersebut.”Sebagaimana kita ketahui adalah corong pemerintah, penyambung lidah pemerintah. Seharusnya orang yang duduk di kabag humas tersebut bisa menposisikan diri. Beradaptasi dengan siapa saja, apalagi para awak media yang notabene memang bergelimang setiap hari mencari informasi dari berbagai narasumber. Terutama dari pemerintahan karena humas adalah sebagai pusat segala informasi dipemerintahan tentu tidak terlepas para awak media harus berhubungan ke humasan pemerintah.”jelasnya.

Selain itu, Ardiwinata dinilai tidak transparan dalam mengelola anggaran publikasi untuk media cetak dan elektronik yang di anggarkan melaui APBD pada tahun 2012 lalu.”Kabarnya lebih kurang Rp 6 Milair, seharusnya karena dana anggaran publikasi informasi tersebut untuk media. Maka media harus tahu berapa besar anggaran yang dianggarkan per-tahunnya. Ke-media mana saja uang tersebut mengalir ?. Media mana yang mendapatkan aliran dana tersebut dan berapa jumlah yang diterima media.”jelasnya.

Kedepan Pemerintah kota Batam yang dipimpin Drs Ahmad Dahlan harus menempatkan pejabat dan harus orang yang sesuai dengan porsinya, mengerti apa tugas dan kewajiban dalam mengemban jabatan dan tugasnya. Sehingga tidak menjadi presiden buruk terhadap kepeminpinannya.

Hal senada juga diungkapkan oleh wartawan senior, media harian online, Warta Batam, Suhariyadi Spd, mengatakan.”Ardiwinata tidak layak menjabat Kabag humas. Dia memperlakukan wartawan tebang pilih, saya sering melihat Kabag humas Pemko Batam itu mengajak kongkow-kongkow, makan-makan para awak media di sebuah mall. Tetapi Wartawan yang diajak tersebut wartawan yang dianggap bersahabat dengan Pemerintah Batam.”tambahnya.

Sebagaimana diketahui, Walikota Batam, Drs Ahmad Dahlan usai konfrensi pers bersama wartawan, sering melontarkan kata-kata kepada insan pers.”Yang baik-baik aja tulis ya.“Celoteh Amad Dahlan kepada wartawan.

Suhariayadi meminta kepada Walikota Batam mengganti Ardiwinata sebagai Kabag humas dengan pejabat yang tepat.”Yang mengerti dengan tugas dan fungsinya sebaga Kabag humas,  yang bisa bersahaja dengan lapisan media –media yang ada dikota Batam.”ujarnya.

Sementara itu Ardiwinata, dikonfirmasi oleh awak media ini melalui SMS Hp selulernya menulis.”Maaf pak Taherman, maaf baru dibaca SMS-nya. Barangkali besok ya pak, kita ketemu dikantor.. ya. Wassalam.”tulis Ardiwinata.

Padahal dari buku dan website yang diterbitkan dewan pers, untuk wilayah Provinsi Kepri ini hanya terdaftar lima (5) media harian yaitu, Haluan Kepri, Batam Pos, Tribun Batam, Pos Metro, Tanjungpinang Pos dan Tribun Batam dan hanya 1(satu) media mingguan, yaitu Radar Kepri.(taherman)

Ditulis Oleh Pada Rab 13 Feb 2013. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek