; charset=UTF-8" /> Ketua DPRD Lingga Sebut Statemen Roni Kurniawan "Ngawur" - | ';
'
'
| | 154 kali dibaca

Ketua DPRD Lingga Sebut Statemen Roni Kurniawan “Ngawur”

Ahmad Nasirudin, ketua DPRD Lingga.

Lingga, Radar Kepri-Dituding menarik kembali surat Rapat dengar pendapat (RDP) dengan Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Lingga, Ketua DPRD Kabupaten Lingga, Ahmad Nasirudin mengatakan, statmen Roni Kurniawan, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lingga, terkesan hanya ngawur atau hanya asal bicara tanpa melihat fakta sebenarnya.

“Itu hanya asal bicara, alias ngawur, faktanya tidak seperti itu, saya punya bukti-bukti dan itu jelas ada kesalahan fatal dari surat yang dikirim,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Lingga, Ahmad Nasirudin,Rabu (9/6).

Ahmad Nasirudin menjelaskan, ada beberapa kesalahan dalam surat tersebut salah satunya adalah tanggal dalam surat tersebut dibuat pada tanggal 31 Mei 2021, sementara penundaan beberapa SK PTT dan THL di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lingga, baru diketahui dan menguak ke-publik pada tanggal 02 Juni 2021.

Kemudian, dalam surat tersebut, dirinya selaku ketua DPRD Lingga tidak pernah sama sekali menandatangani surat permintaan RDP tersebut kepada BKPP Kabupaten Lingga. Namun anehnya dalam surat pertama tersebut terdapat tanda tangan ketua DPRD Kabupaten Lingga.

“Jadi saya tidak menarik surat tersebut, hanya saya mempertanyakan kepada pihak sekretariat kenapa ada tanda tangan saya disurat itu, sementara saya sendiri tidak pernah menandatangani surat tersebut, dan saya sendiri sedang berada di luar daerah,” ujarnya merasa heran.

Selain itu dirinya juga tidak pernah diberi tahu tentang rencana RDP tersebut, dan dirinya baru mengetahui tentang adanya jadwal RDP setelah salah satu kepala OPD Kabupaten Lingga menelpon dirinya, yang pada saat itu sedang tidak berada di luar daerah.

“Prosudurnya, nota dinas itu diketahui oleh ketua, sebelum diserahkan ke dinas, tapi saya malah tidak tahu. Apalagi menandatangani, bahkan saya tanya ke-sekretariat mereka mengatakan, surat itu dibuat atas perintah ketua Komisi I,” sebutnya.

Atas kejadian tersebut Politisi Partai Nasdem ini mengatakan, akan mencari penyebab terbitnya surat yang tidak pernah ditanda tanganinya tersebut.

Sebagai mana diketahui, Sebelumnya diberitakan dibeberapa media, bahwa Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lingga, Roni Kurniawan “menuding” bahwa Ketua DPRD Kabupaten Lingga menarik surat undangan RDP kepada BKD Kabupaten Lingga, dan meskipun begitu pihaknya tetap melakukan RDP meski tanpa seizin dari Ketua DPRD Kabupaten Lingga.

Hingga berita ini dimuat, Rony ketua komisi l DPRD Kab. Lingga, belum bisa di hubungi, guna untuk konfirmasi dan klarifikasi. (Hendra)

Ditulis Oleh Pada Kam 10 Jun 2021. Kategory Lingga, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek