
Tanjungpinang, Radar Kepri-Jalan raya menjadi pembunuh nomor 1 di wilayah hukum Polres Tanjungpinang. Karena itu, Kapolres Tanjungpinang AKBP Kristian P Siagian SH SIK melalui Kasat Lantas AKP Sulam menghimbau warga Tanjungpi ang untuk mentaati aturan berlalu lintas. Terutama bagi pengendara motor agar menjauhi minuman keras saat mengendarai motornya.
Hal ini disampaikan, Kasat lantas AKP Sulam SH didampingi Kasubag Humas Iptu Zubaeidah dan Kanit Laka lantas Ipda Sugiono, kasus kecelakaan Lalu lintas akhir-akhir ini meningkat.
Kasat Lantas AKP Sulam SH, memaparkan 3 tindak pidana kecelakaan Lalu lintas yang terjadi. Dimulai pada Minggu 24 April 2016 sekitar Pukul 03.00 Wib di Jalan Ir. sutami tepatnya di Depan PLTD, pelaku berinisial Kn dengan Barang bukti 1 unit sepeda motor suzuki satria FU BP 6735 WC.
Kemudian pada Jum’at, 10 mei 2016 sekitar pukul 09.10 Wib di Jalan Raya dompak – Tanjungpinang, pelaku berinisial MS dan MK dengan Barang bukti 1 unit Yamaha Mio BP 6092 TY, 1 unit mobil Toyota avanza BP 1139 TI, 1 unit truck Mitsubishi Colt BP 9142 TY, 1 buah sim B1 umum An jedi kurniadi, 1 buah sim B1 umum An Yatim setiyono, 1 lembar STNK asli mobil Toyota Acanza BP 1139 TI, 1 Lembar Stnk Asli Truck Mitsubishi colt BP 9142 TY.Polisi telah melakukan tindakan olah TKP dan Menyita Barang Bukti, Melakukan gelar Perkar.
Dan pada Jum’at tanggal 06 mei 2016 sekira Pukul 05.15 wib, pelaku Berinisal Po. Tempat kejadian di Jl. merdeka Tanjungpinang dekat Bank Panin, barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Yamaha Scorpio Warna hitam BP 4019 QW,
Di akhir acara release, AKP sulam sebagai kasat Lantas Polres Tanjungpinang juga menghimbau kepada Masyarakat Kota Tanjungpinang, Khususnya agar Berhati- hati dalam Berlalu lintas dan utamakan keselamatan dengan menggunakan helm Ganda dan Kaca Spion supaya tidak terjadi kecelakaan mengingat kasus kecelakaan meningkat setiap harinya.”Kematian akibat lakalantas menempati peringkat ke 3 untuk seluruh Indonesia. Jadi, himbau warga untuk tidak mabuk-mabukan saat mengemudi dan mengendarai kendaraaanya. Karena, fakta dilapangan, mayoritas lakalantas terjadi karena pengemudi mabuk.”pungkasnya.(irfan)







