| | 1.277 kali dibaca

Wako Kumpulkan RT/RW se-Kota Batam Hanya Untuk Minta Tandatangan

Jery Macan, ketua LSM LPPNRI

Jery Macan, ketua LSM LPPNRI

Batam, Radar Kepri-Aktifis Lembaga Penyelenggara Pemerintahan Republik Indonesia  (LPPNRI) Provinsi Kepri, Jerry Macan menyoroti kinerja Pemerintahan kota (Pemko) Batam yang dipimpin Drs Ahmad Dahlan bersama Wakilnya Rudi SE yang mengundang seluruh RT-RW berkumpul, Minggu (26/10) untuk hadir di stadiun Temenggung Abdul Jamal, Muka Kuning dalam rangka pengambilan insentif  RT/RW se-Batam. Akan tetapi uang insentif tersebut belum diserahkan langsung pada  RT-RW yang hadir saat itu.

Jery Macan menilai, Walikota Batam dan Wakilnya mengundang seluruh RT-RW tersebut tidak lebih dari pada pencitraan belaka untuk menuju Pemilukada Gubenur Kepri pada 2015 mendatang.”Hal ini juga tak lebih dari program mengamburkan uang APBD.”sebutnya.

Padahal, lanjut Jery Macan, acara ini tidak perlu dilakukan Ahmad Dahlan dan wakilnya Rudi SE.”Masa sih, hanya untuk minta tandatangan RT-RW harus berkumpul segala yang menimbulkan biaya lagi buat APBD. Padahal ada 64 Kelurahan yang ada di kota Batam, kenapa tidak lurah-lurah tersebut diperintahkan untuk memanggil  RT-RWnya masing, minta tanda tanganya dari RT-RWnya masing-masing.”terangnya.

Kalau di hitung, biaya yang dikeluarkan dalam pertemuan tersebut.”Dalam hitungan kasar saja, untuk biaya kosumsi (nasi, snack dan minuman) 4 500 RT/RW yang ada dikota Batam X Rp 40.000 sama dengan Rp 180 juta. Ditambah biaya hiburan dan perlengkapan lainnya  diperkirakan mencapai  Rp 250 juta.”beber Jery Macan.

Dengan jumlah uang sebesar  Rp 250 juta, lanjut Jery Macan, terkesan dihambur-hamburkan.”Akan lebih baik uang tersebut di bagikan pada anak yatim piatu, fakir miskin dan kaum duafa yang menbutuhkan sumbangan dan uluran tangan dari dermawan dan pemerintah.”ungkapnya.

Uang sebesar Rp 250 jutaan tersebut kalau dibagikan kepada  anak yatim, fakir miskin, kaum duapa, menurut Jery Macan.”Dipekirakan bisa menghidupi lebih kurang sebanyak 1500 anak yatim, fakir miskin dan kaum duapa sekota Batam setiap bulannya. Jika dibelikan, 5000 Kg beras selama sebulanya.”tambahnya

Sekali lagi, masih kata Jery Macan.”Saya menilai Progaram  yang dilakukan Walikota Batam dan Wakilnya pada minggu lalu tidak lebih dari pada mengejar kekuasaan dan mengambur-hamburkan uang, untuk pencitraan dirinya agar dipilih lagi pada Pilgub 2015.Tanpa memikirkan nasib masyarakat kecil.”paparnya.

Sementara itu Walikota Batam, Drs H Ahmad Dahlan dikonfirmasi awak media melalui SMS ke ponselnya terkait hal di atas, sampai berita ini diturunkan belum ada jawabannya. Begitu juga dengan wakilnya, Rudi SE.(taherman)

Ditulis Oleh Pada Rab 29 Okt 2014. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek