' '
| | 829 kali dibaca

Penyelewengan Solar Subsidi Marak, Walikota dan Polisi Diminta Tegas

Antrian kendaraan di SPBU Jl Ir Sutami, Suka Berenang.

Antrian kendaraan di SPBU Jl Ir Sutami, Suka Berenang, Tanjungpinang, Jumat (01/11). (foto by aliasar,radarkepri.com).

Tanjungpinang, Radar Kepri-Antrian penjang kendaraan yang memakai Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar kembali terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Tanjungpinang. Disinyalir, antrian panjang ini terjadi karena SPBU di Kabupaten Bintan dijaga ketat petugas.

Penelusuran Radar Kepri dilapangan, Jumat (01/11), antrian panjang konsumen pemakai solar subisidi terlihat “mengular” di SPBU Jl Ir Sutami, samping pujasera Pinangrasa, kawasan Sukaberenang, Tanjungpinang. Bahkan di tiga SPBU dalam kota Tanjungpinang terlihat tulisan “Maaf solar habis”. Yaitu di SPBU Jl MT Haryono, depan bekas hotel Kartika dan SPBU di Jl DI Pandjaitan, Kilometer 7 serta SPBU di Jl Soekarno-Hatta.

Diduga akibat “raibnya” BBM jenis solar inilah yang membuat SPBU di Jl Ir Sutami di “serbu” kendaraan yang memakai mesin diesel ini. Antrian panjang seperti ular tersebut mencapai hampir  200 meter. Sehingga jalan tersebut menjadi macet.

Ardi (42) seorang sopir truk dijumpai Radar Kepri di SPBU Suka Berenang mengatakan.”Seharusnya petugas terkait, seperti, Polisi. Disperindag serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kota Tanjungpinang ambil andil dalam pengawasan SPBU ini. Seperti di Kabupater Bintan.”Katanya.

Masih Ardi.”Lihat SPBU di Kabupaten Bintan. Sekarang di setiap SPBU di kawal oleh petugas. Sehingga penyelewengan solar subsidi tidak terjadi. Tidak seperti di kota Tanjungpinang ini.”gerutu Ardi.

Pihaknya berharap Walikota Tanjungpinang H Lis Darmansyah berkoordinasi dengan Polresta Tanjungpinang mengatasi kelangkaan solar.”Pak walikota bisa meminta bantuan ke polisi agar setiap SPBU di Kota Tanjungpinang ini dikawal. Sehingga solar subsidi itu tidak dicuri lagi. Pak polisi bertindak tegaslah.”tutupnya.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Sab 02 Nov 2013. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda