' '
| | 333 kali dibaca

Kontra Mantan Juara Yos Cup, SMANSA Takluk

Tim basket SMANSA yang bertanding di Yos Sudarso Cup, Batam.

Batam, Radar Kepri-Berbalut kostum mencolok, kuning terang tim SMA 1 (Smansa) Tanjungpinang berhadapan dengan SMA Maitreyawira Batam , Rabu (25/10) di gedung olahraga Yos Sudarso Batam.

SMA Maitreyawira dengan balutan kostum warna hitam merupakan jawara Yos Cup 2 tahun lalu. Walau pernah menjuarai Yos Cup tetapi bukan hal mudah bagi tim ini mengalahkan tim Smansa untuk memperebutkan posisi ketiga.

Dengan susah payah tim ini berhasil mengejar poin Smansa yang sudah unggul dalam mengumpulkan poin hingga quarter 1 berakhir. Bintang-bintang basket Smansa yang diturunkan pada quarter 1 adalah Gustianus Fernando dengan no punggung 8, Kelvin alias Aping dengan no punggung 5, Dilivio Angeleo dengan no punggung 7, Samuel dengan no punggung 13, Calvin Agustinason dengan no punggung 11.

Sang kapten, Dilivio Angeleo, berhasil membukukan poin pertama bagi Smansa. Disusul Samuel.Pertandingan yang awalnya dijadwalkan pukul 17.00 tersebut harus molor hingga pukul 18 lebih. Riuh reda pendukung SMA Maitreyawira cukup menghidupkan suasana lapangan basket Yos Sudarso.

Pertarungan sengit 2 kubu ini semakin lengkap dengan masuknya Chen Ping Jui menggantikan Samuel, bungsu dari dua bersaudara ini yang cukup dikenal sebagai top skor dan shot three poinnya. Walau tidak dalam kondisi prima namun tetap tampil meyakinkan. Senyumnya terus disunggingkan walau pun SMA Maitreyawira sudah berhasil melampaui poin Smansa.

Rotasi pemain walau tidak begitu berpengaruh namun mampu menghilangkan sedikit lelah para pemain. Skill shot tiap individual pemain SMA Maitreyawira harus diakui hampir pukul rata yang sangat membantu mereka cepat mengejar poin dan meninggalkan perolehan poin Smansa.

No punggung 6 berhasil membuka poin pertama bagi SMA Maitreyawira. Aksi keras yang ditunjukkan bintang-bintang basket Smansa tak pelak menghasilkan foul yang sangat menguntungkan SMA Maitreyawira.

Dan lagi-lagi sang kapten Smansa, Dilivio Angeleo, harus menepi akibat diskualifikasi atas 5 kali foul yang dilakukannya. Kendati berada diluar lapangan, sang kapten terus menyerukan semangat bagi rekan-rekannya. Ia pun terus melakukan pergantian pemain silih berganti untuk menjaga stamina ditambah kondisi 2 rekannya, Pingping dan Aping tidak dalam keadaan fit.

Aping, walau cedera kakinya belum pulih benar tetap mencoba bermain cantik. Pemilik no punggung 5 ini terus beraksi menyerang daerah lawan.

Gempuran bertubi-tubi dari SMA Maitreyawira, akhirnya menghentikan perlawanan Smansa. Smansa takluk dengan skor 46-39. Sang mantan juara Yos Cup 2 tahun lalu ini harus puas berada diurutan ketiga.

Kendati kalah, tim besutan Johan ini merasa bangga dan puas karena bisa mngimbangi para seterunya hingga bisa mencapai semifinal dan bertemu dengan lawan kuat setara SMA Maitreyawira yang pernah menjadi jawara Yos Cup.

“Kalah menang adalah hal biasa dalam pertandingan,” ungkap sang kapten singkat. “Kami sudah berusaha maksimal dan inilah hasilnya, walau tidak sesuai target, kami bangga dan puas dengan usaha bersama,” tambahnya lagi.

Pengemar Jacky chen ini juga mengakui performa timnya yang cukup keras dalam laga kontra SMA Maitreyawira. Ia sendiri pun mengaku kelepasan hingga melakukan foul sampai 5 kali yang berakhir dengan diskualifikasi. Tim ini cukup dikenal dengan permainannya yang tenang dan halus, namun melawan mantan jawara Yoscup, tim ini tampil angresif dan keras.

Entah bosan terus dikasari, akhirnya memilih bermain keras. Belum lagi kondisi 2 pemain andalan tidak dalam kondisi fit 100%.

Meski pulang tanpa gelar juara, tetapi tim ini pantas untuk disematkan sebagai tim tangguh yang tidak mudah menyerah apa lagi bermain diluar Tanjungpinang, tanpa pendukung dan juga dampingan sang pelatih. Sebelum game berakhir, Hermanto, Kevin Jonathan Supraman Tay, Vincent lee dan Edwar Apriadi tak memungkinkan lagi untuk mengantikan pemain yang kelelahan. Apa lagi wasit memutuskan untuk terus lanjut dengan sisa waktu yang sempit.

Usai laga, 2 tim ini melakukan tos persahabatan dengan membentuk lingkaran ditengah lapangan. Senyum membias pada wajah lelah ini baik tim yang kalah maupun tim yang menang. Sejarah mengukir prestasi tim basket Smansa yang berhasil masuk Semifinal sekelas Yoscup dengan mengalahkan tim-tim basket sekolah yang berada di Batam tanpa pernah bertemu sebelumnya, event turnamen basket yang cukup bergengsi dan disegani ini langsung disponsori oleh Honda. LANNI.

Ditulis Oleh Pada Kam 26 Okt 2017. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek