
Tanjungpinang, Radar Kepri-Belum lagi kasus dugaan pengeroyokan oleh sejumlah orang dengan korban seorang anggota Polsek Bukit Bestari berinisial G di tempat hiburan malam (THM) Hang Out, Jalan Aisyah Sulaiman, Dompak, tuntas diusut. Hari ini Yt, salah seorang orang tua korban penganiayaan juga melaporkan musibah serupa yang dialami putranya ditempat tersebut.
Yt yang ditemani saudaranya membenarkan sedang melaporkan dugaan penganiyaan yang dialami putranya.”Iya, sekarang saya sedang SPK membuat laporan.”ucapnya Sabtu (30/05).
THM Hang Out, berdasarkan informasi yang diterima media ini milik pengusaha bernama Henky. Pasca pengeroyokan terhadap oknum polisi tersebut, Henky sempat diamankan (bukan ditangkap,red) untuk dimintai keterangan.
Meskipun kasus dugaan penganiyaan itu sudah terjadi 4 hari lalu, namun hingga hari ini Polresta Tanjungpinang belum melakukan konferensi pers ataupun keterangan resmi terkait insiden yang menimpa anggotanya.
Beredar kabar, THM ini dibeking “orang kuat” sehingga Aparat Penegak Hukum (APH) terkesan sungkan mengusut.”Infonya ada oknum anggota dewan juga dibelakang pemilik THM tersebut.”sebut sumber radarkepri.com yang meminta namanya dirahasiakan.
Hingga berita ini dimuat, upaya konfirmasi dengan sejumlah pihak masih diupayakan namun belum berhasil.
Kasus penganiyaan di THM ini mengingatkan publik pada kasus serupa di THM Leko yang mengakibat seorang anggota TNI meninggal dunia. Belajar dari kasus serupa, APH dan semua pihak terkait sudah saatnya bertindak tegas terhadap THM yang memicu potensi masalah.(Irfan)








Kok aparat boleh ke tempat hiburan ya..