
Lingga, Radar Kepri –Masih segar dalam ingatan, robohnya pelabuhan Pongok di Desa Penaah yang mengakibatkan tiga murid SD terluka. Musibah serupa dialami pengguna jasa transportasi darat yang menjemput anak sekolah mengalami kecelakaan akibat jalan yang dilintasi rusak berat.
Informasi yang dihimpun radarkepri.com, Satu unit Bus Damri yang biasa digunakan untuk antar-jemput anak sekolah dilaporkan terperosok ke dalam parit di jalan poros Desa Bukit Harapan, Desa Limbung, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Senin (18/05/2026).
Insiden kecelakaan tunggal tersebut diduga kuat akibat kondisi cuaca hujan yang membuat jalan yang sudah lama rusak parah menjadi kian berbahaya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kejadian ini sempat memicu kemacetan arus lalu lintas di lokasi. Namun insiden ini dipastikan membuat pelajar terkejut dan trauma.
“Jalannya luar biasa parah. Apalagi jalur ini dilewati bus sekolah untuk antar-jemput anak-anak. Kalau kondisi hujan, jalanan luar biasa tergenang air dan sangat licin,” ujar seorang warga setempat kepada Radar Kepri.
Menurut penuturan warga, akses jalan yang mengalami rusak parah dan hingga kini belum tersentuh pembangunan tersebut diperkirakan mencapai panjang 2,8 kilometer (Km). Status jalan tersebut diketahui merupakan kewenangan pemerintah provinsi.
“Jalan yang rusak kurang lebih 2,8 Km yang belum dibangun. Jalan ini merupakan jalan Provinsi,” ungkap sumber tersebut pada Rabu (20/05/2026).
Masyarakat setempat kini sangat menanti dan menaruh harapan besar agar jalan yang rusak parah itu secepatnya diperbaiki oleh pihak terkait sebelum menimbulkan korban jiwa yang lebih fatal.
“Kami sangat berharap kepada pemerintah agar jalan kami ini segera dibangun dan diperbaiki sebelum ada korban jiwa. Sudah sering terjadi kecelakaan di sini, Pak,” pungkas warga yang enggan disebutkan namanya itu.
Hingga berita ini diunggah, upaya konfirmasi kepada pihak-pihak terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum (PU) maupun pihak pengelola Damri, masih terus diupayakan guna mendapatkan penjelasan lebih lanjut. (Aliasar)







