; charset=UTF-8" /> Gaji Dua Staf RSUD Palmatak Belum Dibayar - | ';

| | 390 kali dibaca

Gaji Dua Staf RSUD Palmatak Belum Dibayar

RSUD Palmatak di Anambas.

 

Anambas, Radar Kepri-Dipenghujung masa jabatannya sebagai Bupati Anambas, Abdul Haris meninggalkan sejumlah persoalan. Salah satunya macetnya pembayaran gaji staf RSUD Palmatak.

Dua Staf Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Prov Kepri) kepada radarkepri.con mengaku sudah satu bulan belum menerima gaji.

Pasalnya, belum diterimanya gaji, karena kedua Staf tersebut ijin dengan alasan sakit dan menikah. Sehingga gajinya diduga ditahan oleh Pemkab Anambas.

Staf berinisial Ad ijin tidak masuk kerja dengan alasan istrinya melahirkan dan orang tuanya dirawat di Rumah Sakit Provinsi Kepri, di Tanjungpinang.

Sementara inisial SC ijin tidak masuk kerja karena menikah. Sehingga gaji ke dua staf RSUD Palmatak tersebut belum menerima selama satu bulan diduga ditahan. Gaji yang belum diterima mereka, gaji bulan Mei 2024.

Hal di ketahui berdasarkan informasi dari sumber radar Kepri.com yang layak di percaya, melalui pesan singkat Selasa (26/6)

“Pertanyaannya kemana uang gaji tersebut, kok tidak dibayarkan, kepotong dimana,”tulis sumber singkat.

Kasus tersebut lanjut sumber, telah dilaporkan ke Bupati Kepulauan Anambas. Abd Haris,” Namun sampai hari ini belum ada tanggapan,”tutup sumber

Terkait dengan uraian diatas, Bupati Kepulauan Anambas, Abd Haris dikonfirmasi Radar Kepri.com melalui Ponselnya, belum memberi keterangan.

Dirut UPT RSUD Palmatak Kepulauan Anambas Dr Sofwan Fuadi, belum berhasil di Konfirmasi.

Mencuatnya kasus macet pembayaran gaji ini membuka sejumlah temuan BPK Kepri di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) yang akan diterbitkan media ini edisi mendatang.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Rab 26 Jun 2024. Kategory Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek