Pejabat Ini Incar Kursi Sekda Lingga, Berambisi Jadi Wabup pada Pilkada 2029

Kantor Bupati Lingga.

Lingga, Radar Kepri – Sejumlah pejabat dikabarkan tengah mengincar kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lingga dengan ambisi terselubung untuk memuluskan langkah politik pada Pilkada 2029 mendatang.

Jabatan Sekda disebut-sebut sebagai batu loncatan agar mereka dapat mendampingi salah satu calon Bupati di masa depan.

Sebelum mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati, oknum pejabat tersebut diduga ingin mengamankan posisi “kursi empuk” Sekda terlebih dahulu. Berbagai cara pun dikabarkan dilakukan, termasuk upaya untuk melengserkan H. Armia dari jabatannya saat ini.

“Setelah menduduki kursi empuk Sekda Kabupaten Lingga beberapa tahun, mereka berencana mundur dari ASN dan mendampingi salah satu calon Bupati mendatang,” ujar sumber dari lingkungan ASN yang meminta namanya dirahasiakan.

Pejabat yang membidik posisi yang saat ini diduduki oleh H. Armia tersebut santer dikabarkan merupakan orang dekat atau kerabat dari petahana sendiri.

Selain diduga memperalat kelompok mahasiswa, oknum tersebut disinyalir akan menggunakan kelompok lain untuk menekan H. Armia agar segera mundur dari jabatannya.

Langkah ini dipicu oleh kondisi keuangan daerah yang sering mengalami kekosongan selama masa jabatan H. Armia, yang dianggap sebagai cerminan tata kelola pemerintahan yang kurang baik.

Dampak dari kondisi tersebut, pemenuhan hak-hak ASN, seperti Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP), serta pembayaran termin bagi para kontraktor, sering mengalami keterlambatan.

Selain masalah tata kelola, sumber tersebut juga menyoroti masalah kedisiplinan Sekda H. Armia dan istrinya, Qamariah. Keduanya disebut sering absen dari kantor dengan alasan berobat ke luar daerah.

“Kursi Sekda diincar karena kondisi fisik Armia dinilai tidak lagi kondusif dan jarang masuk kantor dengan alasan berobat ke luar daerah. Begitu pula istrinya, Qamariah, yang kerap mendampingi untuk berobat,” tambah sumber tersebut.

Sumber yang sama menambahkan, meski sering berobat ke luar daerah, H. Armia disebut tidak pernah tercatat mengambil cuti sakit.

Terkait informasi tersebut, H. Armia telah dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, namun hingga berita ini diturunkan, belum memberikan respons. Upaya konfirmasi akan terus dilakukan kepada nama-nama yang disebutkan dalam laporan ini serta pihak-pihak terkait lainnya. (Aliasar/Bersambung)

Pos terkait