| | 298 kali dibaca

Bupati Wacanakan Provinsi Kepulauan Natuna

Bupati saat menghadiri pembukaan Fokus Group Discussion (FGD) dalam rangka Penyusunan Kajian Pengembangan Wilayah Kabupaten Natuna tahun 2017.

Natuna, Radar Kepri- Kurangnya perhatian pemerintah Propinsi Kepri kepada Kabupaten Natuna saat ini, sudah seharusnya membuat Kabupaten Natuna dan Anambas berdiri sendiri. menjadi Propinsi Kepulauan Natuna.

Hal ini diungkapkan Bupati Natuna, Drs H Hamid Rizal disela sela acara pembukaan Fokus Group Discussion (FGD) dalam rangka  Penyusunan Kajian Pengembangan Wilayah Kabupaten Natuna tahun 2017, yang digelar oleh Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) Natuna, di Gedung Sri Serindit, Jalan Yos Sudarso, Ranai, (31/10) tadi pagi.

Lagi Hamid, apalagi natuna berbatasan lansung dengan negara ¬†Asean, seperti negara Malaysia, Vietnam, Thailand dan Tiongkok. tentunya Natuna akan rawan dengan berbagai gangguan gangguan asing. Sehingga Natuna perlu dilakukan pengembangan dan ditingkatkan lagi statusnya menjadi provinsi. “Harapnya.

Apalagi Kabupaten Natuna, yang termasuk dalam wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), merupakan salah satu daerah yang memiliki strategis wilayah Nasional. yang memiliki tingkat koordinasi jarak tempuh yang cukup jauh dengan Ibu Kota Provinsi Kepri, di Tanjungpinang.

“Dulu Natuna-Anambas satu Kabupaten, sekarang jadi dua Kabupaten. Kenapa sekarang tidak kita buat lagi, Natuna jadi empat Kabupaten, ditambah dengan Anambas, dan dinaikkan statusnya jadi Provinsi, biar cepat berkembang dan maju,”Ucap Hamid Rizal serius.
Ketua Partai PAN ini juga mengatakan,
Dengan bertambahnya Kabupaten dan membentuk Provinsi Khusus Natuna Anambas, tentu akan lebih mudah dalam pengembangkan wilayahnya, dengan dibarengi meningkatnya anggaran masuk ke masing-masing Kabupaten.
ditambah lagi dengan sumberdaya alam (SDA) yang dimiliki Natuna sangat besar, bahkan mampu untuk membiayai sebuah Negara.

Untuk itu, dari sekarang kita harus membenahi semua lini, salah satunya dengan meningkatkan sumberdaya manusia (SDM) nya.
Kepala Dinas Pendidiknya juga harus memikirkan biaya pendidikan, Jangan hanya memikirkan proyek fisik saja,” Tegas Hamid.

Hamid, meminta Pemkab Natuna melalui BP3D, harus membuat kajian untuk mempersiapkan terbentuknya Provinsi khusus Natuna-Anambas, kedepan.”Tegasnya.

Kegiatan pagi itu menghadirkan narasumber dari IPDN Bandung, Prof. Dr. Sadu Wasistiono, MSi, Dr. Dedeh Maryani, Dr. Wangsih serta Sultan Rahmadi.

Beberapa Anggota DPRD Natuna, Sekda Natuna, Wan Siswandi, S. sos. M. Si, FKPD, pimpinan OPD, juga nampak hadir pada acara tersebut.(herman)

Ditulis Oleh Pada Rab 01 Nov 2017. Kategory Natuna, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek