Radar Kepri, Lingga – Miris, APBD Kabupaten Lingga tahun 2026 kembali turun ke angka Rp. 836 Milar, padahal sebelumnya selama 6 tahun kebelakang tidak pernah kurang dari Rp. 1 Triliun.
DPRD Kabupaten Lingga baru saja menggelar rapat Paripurna pengesahan APBD Kabupaten Lingga Tahun Anggaran 2026, mirisnya dalam rapat tersebut terkuak beberapa hal yang mengecewakan.
Dimulai dari anjloknya APBD Lingga yang cukup drastis, 6 tahun kebelakang APBD Kabupaten Lingga selalu menembus angka Rp. 1 Triliun sejak kepemimpinan Alias Wello – Nizar, Bahkan saat pandemi Covid 19 APBD Kabupaten Lingga masih stabil di angka Rp. 1 Triliun lebih, namun tahun ini prestasi tersebut hilang karena APBD Lingga tahun 2026 hanyalah Rp.836 Miliar.
Masyarakat menanyakan bagaimana kinerja Saparuddin selaku Kepala Bapenda Lingga sampai bisa membuat APBD Lingga Anjlok jauh dalam waktu 1 tahun padahal sudah menaikan pajak rakyat sebesar 10%.
Selain itu rapat Paripurna DPRD kali ini juga di hiasi permohonan maaf Bupati Lingga M. Nizar S.Sos kepada seluruh anggota dewan dikarenakan banyaknya Kepala OPD yang mangkir hadir dalam acara tersebut.
“Sebenarnya kita harus malu kepada DPRD yang hadir hari ini, sementara OPD–OPD ini justru tidak menunjukkan tanggung jawabnya,” tegas bupati dengan nada cukup tinggi
Ia mengakui, sebagian OPD berhalangan karena menjalankan agenda resmi di Batam. Namun, yang membuatnya geram adalah OPD yang tidak memiliki kegiatan apa pun juga tidak hadir dan tidak memberikan keterangan.
Ini seharusnya sudah cukup menjadi bahan evaluasi Bupati dan Wakil Bupati kepada para Kepala OPD yang tidak loyal pada pimpinan dan masyarakat.“Memenuhi undangan rapat saja tidak mau padahal ada Bupati, apalagi bertemu rakyat seperti kita pasti lebih disepelekan” ucap seorang Mahasiswa saat ditemui di sebuah warung makan di Lingga.(Farhan)








