' '
| | 1.443 kali dibaca

Pisau Pembatai Akeng Telah Diamankan Polisi

Tersangka Ahwat alias Haiti yang masih mendapat perawatan intensif di RSUD Kota Tanjungpinang hingga Senin 12 Agustus 2013. (foto by chendy tan, radarkepri.com)

Tersangka Ahwat alias Haiti yang masih mendapat perawatan intensif di RSUD Kota Tanjungpinang hingga Senin 12 Agustus 2013. (foto by chendy tan, radarkepri.com)

Tanjungpinang, Radar Kepri-Tersangka Ahwat alias Haiti (49) yang membantai Akeng, pengojek yang sering mangkal di depan Wisma Santai, hingga tewas, Minggu (11/08) sekitar pukul 22 00 Wib masih di rawat ruang  Dahlia kamar 4 RSUD Kota Tanjungpinang. Sedangkan Nurbaiti alias Neni (33), juga masih mendapat perawatan intenseif  di RSAL Midiyanto, Tanjungpinang.

Kondisi tersangka Ahwat alias Haiti masih kritis dan masih dalam penjagaan ketat aparat kepolisian.”Saya tadi jaga sampai jam 10 00 Wib pagi.”sebut seorang petugas jaga Polresta Tanjungpinang.

Hal ini sekaligus membantah rumor berkembang, yang menyebutkan tersangka Ahwat dibawa ke Batam oleh keluarganya untuk dirawat.”Tak mungkin dibawa ke Batam tanpa pengawalan dari kita (polisi).”tambah sumber yang meminta namanya tidak di ekspos tersebut.

Terkait barang bukti yang telah diamankan dari Tempat Kejadian Perkara, masih menurut anggota Satreskrim Polresta Tanjungpinang.”Pisau yang diduga dipergunakan untuk menghabisi korban dan dua unit sepeda motor beserta helm.”jelasnya sambil menutup telpon.

Diduga motif utama, kasus pembunuhan sadis dan menggemparkan warga di Jl Tambak ini karena tersangka Ahwat alias Haiti sakit hati dan cemburu pada Akeng. Karena Haiti sudah lebih dari 3 tahun menjalin hubungan asmara dengan Nurbaiti alias Neni. Bahkan, seluruh gaji Ahwat ketika bekerja di Singapura diserahkan pada Neni. Namun, dua pekan belakangan ini Ahwat alias Haiti mengendus bau busuk berupa pengkhianatan, Neni diduga juga menjalin kasih dengan Akeng.”Dia (Ahwat alias Haiti,red) terlihat seperti orang linglung, 3 hari lalu dia ngopi. Saya sapa, namun dia diam saja, seperti orang bingung gitu.”sebut Awang.

Puncaknya, terjadi malam tadi sekitar pukul 22 00 Wib, tersangka Ahwat alias Haiti yang diduga mabuk mencari Akeng dan Nurbaiti di rumah Akeng, Jl Tambak. Namun Akeng dan Neni tak berhasil ditemukan, ketika melintas keluar dari gang di Jl Tambak. Tersangka Ahwat alias Haiti melihat Akeng dan Neni sedang berboncengan dengan motor Yamaha Revo warna hitam bliz merah. Melihat pujaan hatinya dibonceng Akeng, darah Ahwat alias Haiti mendidih, pisau yang dibawanya langsung dilayangkan ke leher korban. Bukan hanya leher Akeng yang disabet pisau Haiti namun leher Nurbaiti juga tak luput dari amukannya. Beruntung Nurbaiti alias Neni berhasil kabur sedangkan Akeng merenggang nyawa di aspal Jl Tambak, tepat di depan toko penjual Handphone,Trendy.(aliasar/red)

Ditulis Oleh Pada Sen 12 Agu 2013. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda