Pasien Kecewa, Operasi di RSUP Kepri Belum Terlaksana

RSUP RAT Provinsi Kepri.

Lingga, RadarKepri.com — Seorang pasien berinisial R, warga Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), mengaku kecewa setelah jadwal operasi yang telah ditetapkan di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Kepri belum terlaksana.

Pasien tersebut sebelumnya menjalani pemeriksaan di Klinik Avisenna sebelum mendapatkan rujukan ke RSUP Kepri.

Menurut keterangan pendamping pasien, proses pemeriksaan dan rujukan telah dilakukan sejak beberapa bulan lalu.
Pendamping pasien menjelaskan, pada Juni 2026 pasien melakukan kontrol di Klinik Avisenna. Selanjutnya, pasien mendapatkan rujukan ke RSUP Kepri pada 18 Agustus 2026 untuk menjalani tindakan operasi mata.

Setelah proses rujukan, pihak rumah sakit kemudian menetapkan jadwal operasi pada 7 September 2026.
Namun, ketika pasien datang sesuai jadwal yang telah ditentukan, operasi tersebut belum dapat dilaksanakan.

Menurut pendamping pasien, saat tiba di rumah sakit, pihak keamanan menyampaikan bahwa dokter belum berada di tempat karena pesawat mengalami keterlambatan. Di waktu yang berbeda, pasien juga menerima informasi dari perawat melalui sambungan telepon bahwa operasi ditunda karena adanya perbaikan pendingin ruangan atau AC.

Perbedaan informasi tersebut membuat pasien dan pendampingnya bingung mengenai alasan penundaan operasi.

“Setelah kami menghubungi pihak rumah sakit pada 8 September, kami mendapat informasi bahwa jadwal operasi berikutnya akan disampaikan kembali pada pekan depan,” ujar pendamping pasien, sebagaimana disampaikan kepada media ini.

Pasien berharap pihak manajemen RSUP Kepri dapat memberikan kepastian mengenai jadwal operasi serta meningkatkan komunikasi kepada pasien apabila terjadi perubahan jadwal atau kendala pelayanan.

Pasalnya, pasien yang berasal dari Kabupaten Lingga harus melakukan perjalanan pulang-pergi menuju Tanjungpinang dan mengeluarkan biaya tambahan selama menjalani proses pemeriksaan hingga menunggu kepastian tindakan medis.

“Kami hanya berharap ada kepastian dan informasi yang jelas sehingga pasien tidak harus bolak-balik tanpa kejelasan jadwal,” kata pendamping pasien.

Keluhan tersebut juga diharapkan menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Kepri, termasuk Gubernur Kepri Ansar Ahmad, agar kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit milik pemerintah daerah dapat terus dievaluasi dan ditingkatkan.

Kendati demikian, penundaan tindakan medis dapat dipengaruhi berbagai kondisi teknis maupun medis.

Karena itu, pihak rumah sakit diharapkan memberikan penjelasan secara terbuka kepada pasien dan keluarga mengenai alasan penundaan serta jadwal pelayanan berikutnya.

Direktur Utama (Dirut) RSUP, Bambang Utoyo dikonfirmasi terkait hal tersebut melalui pesan WhatsApp nya Selasa (08/09/2026) belum ada tanggapan.

Hingga berita ini disusun, RadarKepri.com masih berupaya meminta konfirmasi kepada pihak manajemen RSUP Kepri terkait penundaan jadwal operasi tersebut, termasuk alasan perubahan jadwal dan kepastian pelayanan bagi pasien. (Aliasar)

Pos terkait