
Radar Kepri, Lingga – Gagalnya DPRD dalam melaksanakan Rapat Paripurna Pembahasan Ranperda APBD 2025 kini menjadi perhatian publik.
Salah satunya ialah Yusri Mandala, Aktifis yang menjadi kepala dari Aliansi pemuda Lingga juga memberikan statement atas buruknya kinerja badan legislatif tersebut.
“Kami Aliansi pemuda peringkatkan kepada DPRD Kabupaten lingga untuk bekerja dengan baik, dan utamakan tanggung jawab kepada masyarakat, Apabila ada konflik internal di legislatif segera tuntaskan dan kembali bekerja” Ujarnya saat di konfirmasi awak media pada 15/7/26.
Ia juga menambahkan Kinerja sangat buruk dari DPRD Kabupaten Lingga tidak lepas dari ketidak mampuan Ketua DPRD Lingga untuk memimpin bawahannya.
“Buruknya Kinerja, serta munculnya konflik internal yang berlarut adalah dampak dari ketidak cakapan pimpinan legislatif yang masih kurang pengalaman dan jam terbang dalam memimpin”
Pernyataan ini tidaklah salah, apabila di selidiki jam terbang Maya Sari di dunia politik memang masih seumur jagung, ia sebelumnya hanya bekerja sebagai Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Bawaslu. Sehingga wajar apabila saat ini masyarakat mempertanyakan kecakapannya dalam memimpin.
Upaya konfirmasi dan Klarifikasi dengan sejumlah pihak, termasuk ketua DPRD Lingga masih diupayakan media ini agar mendapatkan informasi yang berimbang, namun belum berhasil.(farhan)







