
Lingga, RadarKepri.com — Warga Desa Pulau Lalang, Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), mempertanyakan pembayaran insentif kader Posyandu serta realisasi anggaran gizi bagi balita yang hingga kini disebut belum terealisasi.
Informasi tersebut disampaikan seorang warga Desa Pulau Lalang yang meminta identitasnya dirahasiakan. Kepada RadarKepri melalui sambungan telepon, Minggu (06/09/2026),
Sumber menyebut persoalan tersebut menjadi perhatian masyarakat setempat.
Menurut sumber, selain persoalan pembayaran gaji perangkat desa yang sebelumnya dipertanyakan, insentif kader Posyandu juga disebut belum dibayarkan hingga Senin (07/09/2026).
Tak hanya itu, anggaran untuk kegiatan gizi Posyandu yang disebut-sebut mencapai sekitar Rp28 juta juga dipertanyakan realisasinya.
Sumber mempertanyakan apa yang menjadi kendala sehingga pembayaran perangkat desa dan kader Posyandu, termasuk anggaran gizi bagi balita, belum terealisasi sebagaimana mestinya.
“Kalau memang pembayaran mereka ditunda, seharusnya diberitahukan secara resmi. Kalau seperti ini, tentu menjadi tanda tanya di tengah masyarakat. Bahkan bisa menimbulkan berbagai spekulasi,” ujar sumber tersebut.
Ia menambahkan, program pemenuhan gizi balita melalui Posyandu seharusnya dilakukan secara rutin setiap bulan.
Namun, berdasarkan informasi yang diterimanya, selama kurang lebih delapan bulan terakhir balita di desa tersebut disebut tidak mendapatkan program pemberian gizi dari Posyandu.
“Setiap bulan seharusnya ada anggaran untuk gizi balita. Namun selama sekitar delapan bulan ini balita tidak mendapatkan gizi dari Posyandu,” jelasnya.
Selain persoalan anggaran gizi, sumber juga menyoroti kondisi fasilitas Posyandu. Salah satunya alat timbangan yang digunakan untuk menimbang balita disebut mengalami kerusakan dan hingga kini belum diperbaiki.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah desa karena Posyandu memiliki peran penting dalam pemantauan tumbuh kembang dan pemenuhan kebutuhan gizi anak.
Menunggu Penjelasan Pemerintah Desa
Persoalan tersebut kini menjadi pertanyaan di tengah masyarakat.
Warga berharap Pemerintah Desa Pulau Lalang dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai status pembayaran kader Posyandu, realisasi anggaran gizi balita, serta kondisi fasilitas Posyandu.
Konfirmasi juga telah dilakukan RadarKepri kepada Kepala Desa Pulau Lalang Indra melalui pesan WhatsApp, Senin (07/09/2026).
Hingga berita ini ditayangkan, Kepala Desa Pulau Lalang belum memberikan tanggapan terkait informasi mengenai pembayaran insentif kader Posyandu, anggaran gizi balita, maupun kerusakan alat timbangan Posyandu.
RadarKepri masih membuka ruang bagi Pemerintah Desa Pulau Lalang maupun pihak terkait untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan mengenai persoalan tersebut. (Aliasar)






