; charset=UTF-8" /> Total Alokasi DPID di Anambas Tahun 2011 Ternyata Rp 16,335 Miliar - | ';

| | 1,680 kali dibaca

Total Alokasi DPID di Anambas Tahun 2011 Ternyata Rp 16,335 Miliar

Tabel alokasi DPID tahun 2011, KKA berada di posisi 47 dari 288 Kabupateng/kota yang menerima DPiD.

Tabel alokasi DPID tahun 2011, KKA berada di posisi 47 dari 288 Kabupateng/kota yang menerima DPiD.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan nomor 25/PMK.07/2011 tentang pedoman umum dan alokasi Dana Penyesuain Infrastruktur Daerah (DPID), Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) berada di posisi ke 47 dari 298 Kabupaten/Kota yang menerima alokasi dana yang bertujuan mendorong percepatan pembangunan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi fiskal.

Kabupaten Kepulauan Anambas yang berbatasan langsung dengan Negara Vietnam dan Thailand serta Laut Cina Selatan itu mendapat dua alokasi, yaitu di Dinas Pendidikan sebesar Rp 14 850 000 000 dan Dinas Kesehatan Rp 1 485 000 000. Jadi total alokasi DPID mencapai R0 16 335 000 000.

Kemudian berdasarkan pengumuman lelang di Disdik KKA per 19 Oktober 2011 atau masa APBD-P 2011, terdapat 5 proyek yang selesai proses lelangnya. Pertama, kegiatan Pengadaan Alat Laboratorium IPA Sekolah dengan nama pekerjaan, Belanja Modal Pengadaan Alat-alat KIT IPA SD Se-Kabupaten Kepulauan Anambas. Proyek dengan masa kerja 60 hari kalender kerja ini diumumkan pemenangnya pada 19 Oktober 2011. Perusahaan yang memenangkan proyek senilai Rp 5 241 587 000 adalah  PT MITRA BINA MEDIKA beralamat di Komplek First City Blok B2 LT.II/B2-07 Batam Centre, Batam. Anggaran proyek ini ditulis dalam surat pengumuman pemenang Nomor : 06/Peng-Pem/DISPEN/10.2011 berasal APBD KKA tahun 2011, bukan dari alokas DPID.

Yang kedua, kegiatan Pengembangan Metode Belajar dan Mengajar dan Metode Pembelajaran Dengan Menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Pekerjaan, Pengadaan Modal Alat-Alat Perlengkapan Laboratorium Multimedia. Dalam surat pengumuman pemenang lelang nomor : 05/Peng-Pem/DISPEN/10.2011 juga dituliskan sumber dari APBD KKA, bukan dari DPID dimenangkan oleh CV. SINAR HARAPAN UTAMA  dengan nilai penawaran Rp 2 028 150 000. Perusahaan ini beralamat di Jl. Komp. Perkantoran No. 5 Mesjid Baiturahman Sei Harapan, Sekupang-Batam.

Yang ketiga, Kegiatan Pengadaan Alat Laboratorium IPA Sekolah, pekerjaan, Belanja Modal Pengadaan Alat Laboratorium IPA SMP, sumber dana disebutkan dari DPID. Dalam surat pengumuman pemenang lelang nomor 08/Peng-Pem/DISPEN/10.2011, proyek ini dimenangkan PT. HULU GALANG beralamat di Komplek Padang RT.1/RW.II Kelurahan Karas, Kecamatan Galang, Batam dengan nilai penawaran Rp 776 756 000.

Yang ke empat, Kegiatan Pengadaan Alat Laboratorium IPA Sekolah dengan nama pekerjaan, Belanja Modal Pengadaan Alat-Alat Laboratorium IPA SMA, sumber dana dari DPID. Proyek ini dimenangkan oleh CV. MITRA KARYA PRATAMA dengan nilai penawaran Rp. 471 360 000   beralamat Komplek First City Blok B2 LT.II/B2-07 Batam Centre, Batam.

Kemudian yang kelima, Kegiatan Pengadaan Alat Laboratorium IPA Sekolah dengan  nama Pekerjaan, Belanja Modal Pengadaan Alat-alat Kelengkapan Laboratorium Multimedia SD dan SMP se-Kabupaten Kepulauan Anambas, dana proyek berasal dari ABPD KKA. Berdasarkan surat pengumuman pemenang lelang nomor 07/Peng-PEM/DISPEN/10.2011, proyek ini dimenangkan PT. BINA KARYA SARANA dengan nilai penawaran Rp 6 169 034 000.

Inilah tabel alokasi DPID untuk Anambas tahun 2011

Inilah tabel alokasi DPID untuk Anambas tahun 2011

Berdasarkan pengumuman panitia lelang, total dana dari 5 proyek itu mencapai Rp 14 686 887 000. Dimana, yang ditulis dalam pengumuman lelang memakai dan DPID hanya dua proyek, yaitu pekerjaan Belanja Modal Pengadaan Alat Laboratorium IPA SMP dengan nilai Rp 776 756 000 dan proyek Belanja Modal Pengadaan Alat-Alat Laboratorium IPA SMA senilai Rp 471 360 000. Artinya, berdasarkan 5 surat penguman lelang tertanggal 19 Oktober 2011 itu, hanya Rp 1 248 116 000 dari Rp 14 850 000 000 alokasi DPID yang dipakai di APBD-2011 untuk Disdik KKA.

Belum diperoleh konfirmasi dari Disdik KKA, kemana sisa alokasi DPID sebesar Rp 13 607 884 000 dengan perhitungan Rp 14 850 000 000 – Rp 1 248 116 00. Karena, dalam ekspos yang disampaikan Aspidsus Kejati, Yulianto SH MH ketika menetapkan Surya Darma Putra SE sebagai tersangka koruspi alokasi DPID pada Selasa (28/04) lalu disebutkan, sisa alokasi anggaran DPID itu sekitar Rp 4,8 Miliar yang tidak terserap.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Sen 04 Mei 2015. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek