| | 997 kali dibaca

LSM Harapkan Sejumlah Kasus Pembunuhan Diungkap

Aktifis LSM, Jery Macan.

Aktifis LSM, Jery Macan.

Batam, Radar Kepri-Ketenangan dan rasa aman masyarakat Kota Batam akhir-akhir ini terusik dengan serangkain kasus pembunuhan yang belum berhasil diungkap dan ditangkap pelakunya. Polisi diharapkan kerja keras guna kembali menciptakan rasa aman ditengah-tengah masyarakat Batam yang heterogen. Peran serta masayarakat membantu kepolisian juga mutlak dibutuhkan agar polisi mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan.

Hal ini disampaikan Jerry Macan, aktifis LSM Lembaga Pemantau Penyelenggara  Pemerintahan Republik Indonesia (LPPN-RI) Provinsi Kepri di Batam Center, Rabu (07/10). Dalam catatan, menurut Jery Macan ada sejumlah kasus pembunuhan di Batam belum berhasil duungkap, diantaranya pembunuhan Dwiwana Juli Anggi, SPG BCS Mall, Juni 2015 lalu di Bukit Dangas Sekupang.

Kemudian, pada Agustus 2015 lalu masyarakat Batam kembali digegerkan dengan pembunuhan Tri Chintya Prasetya, pengantin baru berusia 17 tahun yang tewas di parit Hotel Vista Batam. Lalu, pembunuhan dua PSK Bukit Senyum Lolitas dan Siska di sebuah hotel di Nagoya serta di rumah bordil di Bukit Senyum.”Setahun lalu, Ambo Maik seorang pemotong kayu ilegal ditemukan tanpa kepala di hutan Dam Duriangkang, Tanjungpiayu dan Sui Mui agen Prudential Batam yang tewas di perumahan Mitra Raya. Dan yang terakhir, Nia seorang siswi SMN 01 Sekupang juga tewas dibunuh. Serta masih ada beberapa lagi kasus lainnya.”terang Jerry Macan.

Jerry mengapresiasi usaha keras polisi mengungkap kasus yang sangat meresahkan warga Batam. Patroli rutin yang digelar belum cukup menciptakan rasa aman.”Namun mendidik para penyidik menjadi polisi yang jago dalam menyelidiki berbagai kasus, lebih khususnya kasus pembunuhan diatas.” ungkapnya..

Selain itu, Polisi diminta terbuka terhadap perkembangan penyidikan, sehingga tidak membuat kasus ini terus bergelayut dan menjadi pertanyaan warga.”Ada beberapa kelemahan jajaran kepolisian dalam mengungkap kasus per-kasus membuat penyelidikan kian rumit, sehingga yang pada akhirnya kasus tersebut susah untuk diungkap.”jelasnya.

Masih dia.”Kita harus belajar dari pengalaman penanganan penyelidikan. Setidaknya, polisi bisa bergerak cepat mencari para pelaku-pelaku kejahatan dan berbagai kasus lainnya di kota Batam. Termasuk kasus perampokan dan pencurian di Batam, semua ini adalah pekerjaan rumah penegak hukum Kepolisian Polda Kepri/Polrestabes Barelang Batam.”tegasnya.

Ditambahkan.”Saya berharap pada pihak kepolisian Polda Kepri/Polrestabes Barelang cekatan dalam menangkap para penjahat-penjahat agar diberikan hukuman yang setimpal sesuai dengan perbuatannya, kalau perlu dihukum mati.”timpalnya.

Dalam hal ini, lanju Jery Macan.”Polda Kepri bersama Polrestabes Barelang selaku kepala penegak hukum Kepolisian Wilayah Provinsi Kepri dan Batam harus bertanggungjawab atas kejadian-kejadian atas Penbunuhan diatas, soalnya Pihak kepolisian itu, ditugaskan menjaga keaman bagi semua warga negara ini.”tegasnya.(taherman)

Ditulis Oleh Pada Kam 08 Okt 2015. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek