' '
| | 1.251 kali dibaca

Dua Karyawan PT Numbing Jaya Disidangkan

Dua Karyawan PT Numbing Jaya.

Inilah dua karyawan PT Numbing Jaya, Suratman dan Ngadino yang disidangkan di PN Tanjungpinang karena didakwa menggelapkan dan menipu perusahaan, Rabu (04/02).

Tanjungpinang, Radar Kepri-Dua orang karyawan PT Numbing Jaya, Suratman (49) dan Ngadimo (31) didakwa melakukan penggelapan dan penipuan. Modus keduanya dengan memark-up jumlah pekerja dan melebihkan jam kerja. Akibatnya, perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan sawit itu mengklaim rugi Rp 86 juta.

Hal tersebut terungkap di persidangan dengan agenda mendengarkkan keterangan saksi di PN Tanjungpinang, Rabu (04/02).”Suratman merupakan asisten pengawas dilapangan, sedangkan Ngadino atasannya Suratman atau mandor di kebun sawit milik PT Numbing Jaya.”kata Sri Ernawaty SH, penasehat hukum kedua terdakwa pada radarkepri.com usai persidangan.

Perbuatan tersebut, menurut dakwaan jaksa dilakukan selama hampir setahun.”Menambahkan jumlah karyawan yang sebenarnya fiktif, kemudian menambah jam kerja karyawan.”terang Sri Ernawaty SH.

Sebenarnya, lanjut Erna sapaan Sri Ernawaty SH, ada pihak lain yang terlibat dalam perkara ini, yaitu atasan Ngadino.”Tapi susah, karena dia sudah DPO. Lagi pula, keduanya dibawa kerja ke PT Numbing Jaya ini oleh atasan Ngadino ini.”bebernya.

Atas perbuatannya, Ngadino dan Suratman dijerat melanggar pasal 374 KUH Pidana junto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP junto pasal 64 ayat (1) KUHP. Atau pasal 378 KUH Pidana junto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP junto pasal 64 ayat (1) KUHP, tentang penggelapan (pasal 374) atau penipuan (pasal 378).

Menurut Sri Ernawaty SH, perbuatan kedua kliennya terungkap setelah pihak perusahaan melakukan audit internal dan melakukan investigasi atas laporan keuangan dan pembukuan perusahaan tersebut.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Rab 04 Feb 2015. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek