| | 1.146 kali dibaca

Bermodal Proposal Kegiatan Fiktif, LSM Ini Gasak Uang Negara di Kampung HM Sani

Inilah proposal kegiatan fiktif yang diajukan LSM Semenanjung Kita sehingga sukses meraup Rp 17 uang negara.

Inilah proposal kegiatan fiktif yang diajukan LSM Semenanjung Kita sehingga sukses meraup Rp 17 uang negara.

Kundur Barat, Radar Kepri-Bermodal beberapa helai kertas berisi proposal kegiatan giktif, diduga dana segar sebesar Rp 17 juta lebih telah dicairkan dari Bank Riau Kepri (BRK) lesap digondol ketua LSM Semenanjung Kita (Sejuta), “AGSMN, penghujung akhir 2014 lalu.

Menurut Joko Hartono warga desa Sungai Ungar, honorer Tata-Usaha SMAN 03 Kecamatan Kundur membeberkan penipuan tersebut berkedok Kejuaraan Lomba Memancing Pemuda Dusun Lima Desa Sungai Ungar, Kecamatan Kundur.

Keterangan Joko berlanjut.”Padahal kami selaku pemuda Dusun Lima, tidak pernah membuat lomba pancing. Didalam proposal ini, seolah-olah saya (Joko Hartono, red) selaku ketua panitia dan sekretaris (Edlam) dipalsukan tandatangan. Begitu juga ketika pencairan dana, seolah-olah kami telah memberikan kuasa kepada “AGSMN”. Sehingga Bank Riau Kepri percaya dan mencairkan dana sebanyak itu.”terangnya.

Menurut beberapa kalangan warga Sungai Ungar, kampun Gubernur Kepri, HM Sani ini, khususnya warga Dusun Lima, ini jelas pencemaran nama baik, penipuan dan pemalsuan.”Ini jelas juga kriminal, AGSMN harus memepertanggungjawabkan perbuatanya. Namun, aneh juga karena AGSMN belum juga dilaporkan ke Polisi. Sebenarnya kami juga curiga, jangan-jangan ada permainan dibalik Joko cs dan AGSMN.”ungkap warga.

Ketua Pemuda Desa sungai Ungar, Santo mengatakan tidak tahu menahu masalah ini. Bahkan terkesan menutup-nutup masalah ini dan enggan berkomentar banyak. Di tempat terpisah, salah satu mantan pengurus LSM ini,  Zulkifli mengatakan.”Seharusnya, jika benar Kesbangpol Karimun harus memanggil Agusman, jangan hanya memberi surat keterangan terdaftar. Karena dari sumber tersebut juga salah satu bisa diklarifikasi untuk kelanjutan LSM Semenanjung Kita, Karena ini kuat dugaan Agusman sering berbuat seperti itu, Mohon pihak kepolisian juga tanggap.”ujar Zulkifli via ponselnya.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada warga Sungai Ungar atau Joko Hartono melaporkan ke pihak kepolisian Kundur maupun di Mapolres Karimun. Apakah warga Sungai Ungar takut akan melapor ? sehingga nanti banyak lagi hal-hal yang tidak di inginkan akan terjadi lagi.(henz)

Ditulis Oleh Pada Sel 14 Apr 2015. Kategory Karimun, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda