; charset=UTF-8" /> Akhirnya Direktur Perusda Karimun Disidangkan - | ';

| | 932 kali dibaca

Akhirnya Direktur Perusda Karimun Disidangkan

Usmantono ketika disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada PN Tanjungpinang, Kamis (28/05).

Usmantono ketika disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada PN Tanjungpinang, Kamis (28/05).

Tanjungpinang, Radar Kepri-Usmantono (48) direktur utama Perusahaan Daerah (Perusda) Kabupaten Tanjungbalai Karimun mulai disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada PN Tanjungpinang, Kamis (28/05). Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nofiandri SH dari Kejaksaan Tingg Kepri menjerat Usmantono dengan pasal berlapis.

Dalam persidangan yang dipimpin hakim Dame Parulian Pandiangan SH dengan agenda mendengarkan surat dakwaan jaksa terungkap aliran uang negara mengalir kesejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Karimun. Dimana uang tersebut tidak dilengkapi dengan bukti yang lengkap dan sah. Sehingga, berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dari BPKP Perwakilan Provinsi Kepri perbuatan terdakwa Usmantono ini merugikan keuangan negara sebesar Rp 1 453 733 200.

Usmantono yang menjadi terdakwa tunggal dalam kasus korupsi Perusda ini ditahan sejak 03 Februari 2015 dijerat jaksa melanggar, primer pasal 2 ayat (1) junto pasal 18 UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah dirubah dan ditambah dengan UU nomor 20 tahun 2001.

Subsidair pasal 3 junto pasal 18 UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah dirubah dan ditambah dengan UU nomor 20 tahun 2001. Atau kedua pasal 8 junto pasal 18 UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah dirubah dan ditambah dengan UU nomor 20 tahun 2001.

Usai dakwaan dibacakan, penasehat hukum terdakwa Usmantono, Bastari Madjid SH tidak mengajukan eksepsi.”Kita tidak mengajukan eksepsi, jadi persidangan dilanjutkan pada 01 Juni 2015 dan Jumat (05/06) dengan agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi yang akan dihadirkan jaksa.”kata Bastari Madjid SH pada radarkepri.com usai persidangan.

Meskipun dala surat dakwaan disebutkan sejumlah pihak, mulai dari oknum anggota DPRD dan pejabat Kabupaten Karimun menerima uang Perusda, namun hingga kasus ini masuk ke pengadilan, Usmantono masih menjadi tersangka tunggal.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Kam 28 Mei 2015. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek