' '
| | 2.707 kali dibaca

Wow..Perusda Anambas Hutang Rp 2,7 Miliar ke Nusantara Air Charter

Bupat-Anambas, Drs H Tengku Muhtarudin kerika melantik Direksi Perusda Anambas Sejahtera.

Bupat-Anambas, Drs H Tengku Muhtarudin kerika melantik Direksi Perusda Anambas Sejahtera.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Selain dilingkungan Pemkab Anambas terjadi dugaan tindak pidana korupsi. Ternyata di Perusahaan Daerah (Perusda) Anambas juga disinyalir terjadi tindak pidana korupsi yang berpotensi merugikan keuangan Negara miliaran rupiah. Hal terungkap dengan kedatangan pihak penagih hutang Nusantar Air Charter pada Perusda Anambas.

Sumber radarkepri.com melalui pesan singkat menuliskan.”Karena tidak terima diberi cek bodong, pihak Nusantara Air Charter mengirim pengacara merangkap deb colektor ke Tarempa untuk menagih uang mereka sejumlah Rp 2,7Milyar, tidak termasuk biaya operasional.”tulis sumber.

Ditambahkan.”Apabila mereka pulang tidak bawa uang, kabarnya mereka akan memproses djrut Perusda saudra Al Jihad dan Nasrul selaku direktru Keuanga. Saat ini info yang kami terima, gaji manager dan unit-unit diturunkn 30% karena Perusda yang harusnya untung, malah dananya terkuras unttk bayar gaji direksi yang setara dengan eselon II. Dan gaji manager setara dengan eselon III.”beber sumber.

Dilanjutkan sumber.”Tapi hasilnya, setelah 2 tahun tidak ada alias besar pasak dari pada tiang. Karyawan-karyawan sudah mulai mengeluh karena gaji mereka sering telat. Bupati selaku Pembina dan Sekda selaku Ketua Dewan Pengawas nampknya sudah tidak peduli lagi sama Perusda, karena masa jabatan mereka sudah mau tamat. Dan lagi sibuk bolak- balik diperiksa tim Satgasus Kejati Kepri.”terang sumber.

Kemudian sumber menuliskan.”Inilah sebagai akibat Perusda tidak dikelola dengan professional, tapi personilnya banyak orang titipan. Sudah saatnya Perusda Anambas dipimpin oleh orang-orang yang professional.”himbau sumber melalui pesan singkat.

Saat ini, masih sumber yang sama menuliskan,  unit-unit usaha yang dibentuk belum menghasilkan keuntungan, malah mulai “makan korban”. Dua unit yang diharapkn memperoleh keuntungan, yaitu unit penerbangan dan unit BBM mulai menuai masalah.”Berbulan-bulan dirut Perusda, Al Jihad bolak-balik ke Jakarta untuk mencari pesawat yang bisa dikontrak terbang ke Anambas. Ratusan juta dana operasional terbuang percuma, bukan untung yang didapat tapi malah Perusda Anambas menumpuk hutang kepada pihak ketiga.”tulis sumber yang juga pembaca setia radarkepri.com.

Dicontohkan sumber.”Salah satunya, hutang kepada maskapai Nusantara Airline yang berpusat di Jakarta. Menurut info yang kami terima saat ini Perusda Anambas melalui dirutnya, Al Jihad dan direktur keuangannya, Nasrul Arsyad, telah berhutang pada Nusantara Airline sejumlah Rp 2,7 Milyar dan pernah dicicil dengan cek  senilai Rp 1 Milyar. Tapi setelah dicairkn, cek tersebut ternyata kosong alias bodong. Deb colector merangkp pengacara datang ke Tarempa mencari Nasrul Dirkeu perusda nagih hutang Rp 2,7 M biaya carter pesawat, kalau tak dibayar Nasrul-nya dibawa ke Jakarta.”terang sumber.

Terkait informasi ini, Dirut Perusda Anambas, Al Jihad di konfirmasi radarkepri.com melalui pesan singkat menjawab.”Waalaikum salam, o ya info dari mana.”jawab Al Jihad balik bertanya. Media ini kemudian menjelaskan dari SMS pembaca radarkepri.com sumber informasi tersebut.”O ya, tetapi infonya dari SMS pembaca ? Karena ini masih diselesaikan internal keduanya.”tulis Al Jihad menjawab apakah persoalan ini telah ada solusi.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Kam 25 Jun 2015. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

2 Comments for “Wow..Perusda Anambas Hutang Rp 2,7 Miliar ke Nusantara Air Charter”

  1. save anambas

    Patal PERUSDA ANAMBAS bukan tambah penghasilan tp nambah hutang, sy percaya seperti yg disampaikan penulis berita, ini akibatnya titip titipan org yg gak ngerti disuruh kerja, anehnya dianambas sendiri bupati dan wakil bupati, diam padahal ini daerah rugi… Ah.. Kacau anambas tlg dibantu ya pak satgasus kepri,,,

  2. Dino Martin

    Tak heran lah….Salah satu direksi nya pun ada hutang sm saya di batam sudah setahun tak bayar2 ….

Komentar Anda