' '
| | 1.472 kali dibaca

Warga Tambelan Bakal Minta Bantu ke Kalbar

Kepala Pelni Tanjungpinang, Isrmed.

Kepala Pelni Tanjungpinang, Isrmed.

Tanjungpinang,Radar Kepri -Kerukunan Keluarga Tambelan (KKT) Tanjungpinang, akan meminta bantuan ke Gubernur Kalimantan Barat,jika Pemerintah Provinsi Kepri tidak mampu menyelesaikan masalah terputusnya sarana transportasi laut dari ibukota provinsi kekecamatan Tambelan.

“Sebelum Ramadhan, kami minta sudah ada kapal yang diberikan pemerintah untuk kembali berlayar dari Ibukota Provinsi Kepri ke
Tambelan. Karena jika tidak, kami akan minta bantuan Gubernur Kalbar untuk memfasilitasi masalah ini ke Menteri Perhubungan R.I” kata Wakil ketua KKT Tanjungpinang,Roby Patria Hidayat, usai mengadakan hearing dengan DPRD Kepri di Dompak, Senin.(16/05).

Kemudian Secara goegrafis, Roby Patria mengakui bahwa Tambelan memiliki kedekatan jarak dengan Provinsi Kalimantan Barat. Serta, akses
transportasi laut dari Kalbar ke Tambelan tidak pernah terputus.

“Tidak Seperti dari Tanjungpinang ke Tambelan yang sudah 3 bulan ini akses tranpotasi laut itu terputus, dan tak ada solusi,” katanya.

Ultimatum tersebut masih dipending. Mengingat, hearing yang dilakukan KKT bersama mahasiswa, dan masyarakat Tambelan di Tanjungpinang – Batam, dengan anggota DPRD Kepri,Kamis  (16/5) menghasilkan kesepakatan bahwa DPRD akan menindaklannjuti masalah tersebut dengan mengadakan pertemuan kembali pada Kamis (19/5) dengan menghadirkan stakeholder Pemprov Kepri terkait, Pelni dan Lantamal IV.

“Kami akan menunggu hasil dari pertemuan di hari Kamis (19/5) itu nanti. Karena, pemerintah memiliki kewajiban menyelesaikan
persolan ini. Jika tidak, malulah dengan pejuang Kepri yang telah merumuskan terbentuknya Provinsi Kepri yang berasal dari
Tambelan,” tuturnya.

Sementara itu, ketidakhadiran angota DPRD Kepri Dapil Lingga-Bintan dalam hearing tersebut masih dimaklumi. Mengingat, komunikasi yang dilakukan melalui via seluler.

“Tapi, seandainya mereka peka terhadap kondisi transportasi laut ke Tambelan ini, mustahil mereka tak tau. Apalagi masalah ini sudah terjadi sekitar 3 bulan lalu,”tegasnya.
Dalam hal ini, sambung Patria, anggota DPRD sebagai wakil rakyat memiliki tugas memperjuangkan aspirasi rakyat.

Ternyata Sabuk Nusantara belum Diiperbaiki.

Ditempat yang berbeda PT. Pelni cabang Tanjungpinang mengaku,Kerusakan yang dialami KM Sabuk Nusantara 30 dan 39 sejak Februari lalu ternyata belum diperbaiki sampai kini.

“Kami sudah menyurati pemerintah pusat Februari 2016 kemarin,tapi tak ada informasi dari pusat,”Ucap kepala koperasi PT Pelni Tanjungpinang,Ismed senin .

Dalam hal ini Pelni Tanjungpinang mengaku tidak mengetahui faktor penyebab terkendalanya perbaikan KM Sabuk Nusantara 30 Dan 39 Dari pemerintah Pusat

“Kerusakan kipas yang merupakan keruSakan paling fatal Di masing – masing kapal ini,juga sudAh kami laporkan. Tapi ,belum ada tindak lanjut dari pusat,”ujar ismed.

Menurutnya,pihak pelni tidak bisa berbuat dengan alasan,anggaran perbaikan kapal berada di kementrian perhubungan,termasuk hitungan total anggaran perbaikan kapal yang diakui Ismed, bukan wewenang pelni. (akok)

Ditulis Oleh Pada Sen 16 Mei 2016. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

1 Comment for “Warga Tambelan Bakal Minta Bantu ke Kalbar”

  1. Ke KALBAR aje, itu tambelan pindahkan saje sekalian

Komentar Anda

Radar Kepri Indek