| | 1.077 kali dibaca

Warga Minta Proses Hukum Kasus Dewan “Cabul” Segera Dituntaskan

Kantor Mapolres Natuna=Natuna, Radar Kepri- Meskipun Polisi di bawah pimpinan Kapolres AKBP. Amazona Pelomonia, beserta jajaranya telah bertungkus kumus alias bekerja keras dalam mengusut kasus dugaan “pencabulan ” anak dibawah umur berinisial NV (16) oleh salah seorang oknum anggota DPRD  komisi  2  bidang pembangunan berinisial AH.

Namun, beberapa  masyarakat masih mendesak dan selalu berharap  percepatan kasus tersebut,  agar terbukti kebenarannya dimasyarakat Kabupaten Natuna khususnya Ranai.

Menurut Edi ( 40) warga Ranai kepada media ini Rabu (20/04) ini hari mengatakan.”Sebagai warga Natuna Khususnya Ranai ini kami berharap kepada pihak kepolisian Mapolres Natuna agar mempercepat pengusutan kasus dugaan yang dilakukan AH tersebut,  sebab kami berharap jangan ada usur -unsur kepentingan politik dalam kasus ini.Kalau memang sudah terbukti mereka sebagai pelaku tunggal dalam  dugaan kasus tersebut tunggu apa lagi?.”terangnya.

Kalau tidak terbukti, pihaknya berharap agar  polisi  membuat statemen  kalau AH tidak bersalah dalam kasus ini,  untuk membersihkan nama baik AH.”kasihan itu AH,  sejak beredarnya  isu  yang mengabarkan  dugaan  dirinya sebagai mana yang di beritakan media telah menghamili anak dibawah umur itu, sampai saat ini AH,  takut dan tidak pernah lagi nampak berkeliaran seperti biasanya.”bebernya.

Bahkan kabarnya, menurut sumber.”Sejak kasus ini mencuat di rdarkepri.com, AH tak masuk kantor dewan lagi, kasihankan…?  Jelas sumber ini yang minta namanya untuk tidak ditulis ini.

Terkait hal terse but, Rabu, (20/04) Media ini mencoba mengkonfirmasi kebenaran jarangnya AH masuk kantor sejak kasus tersebut, salah seorang anggota Dewan yang masuk pada hari itu,  membenarkan hal tersebut. “Memang sejak kejadian tersebut pak AH jarang nampak masuk kantor bang.”ucapnya.(herman).

Ditulis Oleh Pada Rab 20 Apr 2016. Kategory Natuna, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda