' '
| | 948 kali dibaca

Warga Laporkan Pengembang Pembangunan Perumahan D’Green City

Lumpur bercampur air yang masuk kerumah warga Kampung Adi akibat penimbunan ilegal oleh D'Green. Senin 25 November 2013.

Lumpur bercampur air yang masuk kerumah warga Kampung Adi akibat penimbunan ilegal oleh D’Green. Senin 25 November 2013.(foto by aliasar,radarkepri.com)

Tanjungpinang, Radar Kepri-Jasman (47) warga RT 007/04 Kampung Adi, Kelurahan Sei Jang, Kecamatan Bukit Bestari, kota Tanjungpinang, tidak bisa menahan kekesalanya. Karena, rumah miliknya dipenuhi lumpur bekas penimbunan lokasi perumahan yang sedang dibangun oleh developer D’Green City. Akhirnya, bersama Jasman dan warganya melapor ke Mapolresta Tanjungpinang, Senin (25/11), sekitar pukul 21 51 Wib.

Dikonfirmasi Radar Kepri, ketika melapor, Jasman mengatakan.”Karena sudah sering dilaporkan kepihak perumahan D’Green City. Namun laporan saya pernah ditanggapi oleh pihak perumahan. Sementara jika hari hujan, rumah saya kebanjiran lumpur, sehingga jika hujan dimalam hari, pernah kami tidak bisa tidur, karena banjir.”bebernya.

Menurut Jasman.”Kalau banjirnya air, ya mungkin saya bisa mengerti, ini banjir lumpur.”Kesal Jasman.

Jasman menambahkan.”Ternyata penimbunan lokasi yang dilakukan pihak perumahan D’Grent City itu belum memiliki izin dari Dinas Pelayanan Perizinan kota Tanjungpinang.”Karena, orang dari dinas perizinan tadi pagi turun kelapangangan pak untuk meninjau lokasi penimbunann itu.”Tambahnya.

Pihak pengembangan perumahan D’Green City yang dihubungi Radar Kepri, melalui Nomor Telepon pemasaran dengan  0771 73354xx, menyampaikan.”Maaf pak ini bukan kantor pengembangan D Green City, ini kantor marketingnya. Bapak dari mana ya, nanti saya sampaikan kepada pihak pengembang ?.”Tanyanya kepada awak media ini sambil meminta nomor handphone awak media ini.

Kepala dinas Kantor Pelayanan Perizinan (DKPP) kota Tanjungpinang, Drs Tengku Dahlan dikonfirmasi Radar Kepri terkait dengan turunnya anggotanya kelapangan meninjau lokasi tersebut melalui pesan singkat, Selasa (26/11) via ponselnya. Hingga berita ini dimuat belum memberikan jawaban, sementara pesan yang dikirim Radar Kepri menyatakan terkirim.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Sel 26 Nov 2013. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda