' '
| | 742 kali dibaca

Warga Bintan Penderita Gizi Buruk Dirawat di RSUP Kepri

Ahamd Arifin, penderita gizi buruk dari Kelurahan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan dirawat di RSUP Kepri.

Ahamd Arifin, penderita gizi buruk dari Kelurahan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan dirawat di RSUP Kepri, Selasa (24/03).

Tanjungpinang, Radar Kepri-Malang nian nasib Ahmad Arifin (15) warga Kelurahan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, sejak berusia 6 bulan penyakit komplikasi yang dideritanya belum kunjung sembuh. Kini lelaki malang penderita gizi buruk itu masih terbaring lemah diatas tempat tidur kamar nomor 5 ruangan Anak, Rumah Sakit Umum Daerah (RSU-D) Provinsi Kepulauan Riau Jl W RSupratman Batu 8 atas, Tanjungpinang,Selasa (24/03).

Pasien kurang gizi tersebut, merupakan anak ke empat dari 6 bersaudara, pasangan Sudarso (56) dan Satimah (44) yang telah puluhan tahun berdomisili di Gunung Kijang, Bintan tersebut.

Ayah kandung pasien gizi buruk tersebut, Sudarso dikonfirmasi radarkepri.com terkait dengan penyakit yang diderita putranya, diruangan dimana anaknya dirawat, mengatakan.”Anak saya sakit dari kecil ketika berusia 6 bulan. Awalnya anak saya mengalami penyakit katarak. kemudian terkena panas tinggi hingga step.”katanya.

Kemudian lanjut Sudarso.”Anak saya, Ahmad Arifin sudah dirawat di RSU P ini sudah 9 hari. Menurut dokter yang menaganinya. Sudah ada perkembangan dan sudah bisa rawat jalan, sebelumnya, anak ini lahir normal dengan berat 3,3 Kiloggram dalam keadaan normal dan sehat.”terang Sudarso.
Ditambahkan Sudarso.”Akibat dari beberapa penyakit yang diderita anak saya, seperti step, katarak serta panas tinggi, sehingga anak saya tidak mau makan. Dokter memvonis, sakit yang diderita anak saya kurang gizi.”papar Sudarso.
Sudarso mengaku, berprofesi sebagai buruh bangunan itu menjelaskan.”Selama dirawat di RSU-D P biaya pengobatan ditanggung pemerintah melalui program BPJS. Namun sempat tersendat pelayananya beberapa hari oleh pihak rumah sakit. Seperti obat-obatan dan nutrisi gizi sempat macet, tapi saya tidak permasalahkan itu.”jelasnya.
Sudarso berharap kepada pemerintah, memperhatikan terus pengobatan anaknya yang saat ini mengalami gizi buruk.”Demi kesehatan anak saya, saya selalu berdo’a kepada Yang Maha Kuasa. Agar anak saya diberi kesehatan dan panjang Umumr.”harap Sudarso dengan raut wajah sedih.

Pantauan awak media ini dilapangan, lelaki malang, Ahmad Arifin pasien gizi buruk tersebut terbaring lemas diatas tempat tidur RSUD P dimana dia dirawat, slang infus masih menempel di tangan kiri pasien tersebut.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Sel 24 Mar 2015. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda